Selasa, 21 Oktober 2014

News / Regional

Penembakan Terjadi Lagi di Puncak Jaya

Selasa, 12 Juli 2011 | 21:52 WIB

SENTANI, KOMPAS.com - Kasus penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua kembali terjadi, kali ini mengenai dua anggota TNI-AD dari Yonif 753/AVT Nabire, satu orang warga.

Penembakan tersebut terjadi di Kampung Kalome, Distrik Tinggi Nambut, pada pada Selasa (12/7/2011) sekitar pukul 07.00 Waktu Indonesia Timur (Wit), mengenai tangan dan kaki ketiga korban.

Kapolres Puncak Jaya Alex Korwa, di Jayapura, mengatakan ketiga orang ini belum diketahui identitasnya, namum ada dugaan yang terkena tembak adalah satu warga sipil dan dua adalah anggota TNI Yonif 753/AVT Nabire.

"Korban penembakan kali ini belum diketahui identitasnya, tapi yang jelas satu orang warga sipil dua orang anggota TNI-AD dari Yonif 753/ AVT Nabire," katanya.

Ia mengakui pihak Kepolisian setempat kesulitan menangkap pelaku penembakan yang sering menjalankan aksinya di daerah tersebut, karena mereka selalu berpindah-pindah tempat.

Dikatakannya, pelaku penembakan tersebut adalah kelompok sipil bersenjata yang menguasai medan di salah satu kabupaten di wilayah pegunungan provinsi paling timur Indonesia ini dibandingkan dengan aparat setempat.

Menurut dia Kampung Kalome saat ini menjadi basis kelompok sipil bersenjata ini dari tempat sebelumnya di Kampung Puncak Senyum. Hingga saat ini, dua korban anggota TNI dari Yonif 753/AVT masih berada di RSUD Mulia untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Proses evakuasi ke Jayapura masih kesulitan karena terhalang cuaca dan helicopter masih tertahan di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: