Sabtu, 23 Agustus 2014

News / Regional

Wilayah

Babel-Kepri Rebutan Pulau Tujuh

Jumat, 8 April 2011 | 09:37 WIB

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau akan kembali memulai pembahasan soal Pulau Tujuh. Kedua provinsi kepulauan itu ingin segera ada kepastian kepemilikan atas pulau tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi (Bappeprov) Kepulauan Bangka Belitung Nazalyus mengatakan, pulau itu milik Babel jika melihat aspek legal. Dalam undang-undang pembentukan Provinsi Kepulauan Babel, Pulau Tujuh termasuk wilayah Babel.

"Tetapi, Kepulauan Riau juga mengklaim karena mereka punya aset di sana," ujarnya di Pangkal Pinang, Jumat (8/4).

Aset milik Kepri itu sebagian limpahan dari Riau. Setelah ada pemekaran dan Kepri menjadi provinsi tersendiri, aset-aset Riau di Pulau Tujuh menjadi milik Kepulauan Riau.

"Kepri memasukkan Pulau Tujuh dalam wilayah Kecamatan Lingga. Tetapi, bukan hanya Kepri yang punya aset di sana. Babel juga punya aset. Warga Pulau Tujuh juga lebih sering belanja ke Bangka dibandingkan ke Lingga," ujarnya.

Namun, diakui selama ini perhatian Babel pada Pulau Tujuh kurang maksimal. Selain karena keterbatasan anggaran, hal itu disebabkan perebutan wilayah dengan Kepri.


Editor : A. Wisnubrata