Lagi, Bandar Narkoba Ditangkap di LP! - Kompas.com

Lagi, Bandar Narkoba Ditangkap di LP!

Kompas.com - 18/03/2011, 18:30 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Banyaknya temuan narkoba di dalam penjara membuat jajaran Direktorat Narkoba Polda Jawa Tengah mengadakan razia di lembaga pemasyarakatan (LP) Kedungpane, Semarang, Kamis (17/3/2011) malam tadi. Dalam operasi yang dipimpin langsung Dir Narkoba Polda Jawa Tengah Kombes Polisi Amrin Remico, petugas menemukan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2 gram.

Barang haram tersebut ditemukan di dalam ruang workshop. Selain menemukan sabu-sabu, petugas juga menangkap Jefry yang diduga sebagai bandar narkoba di dalam LP. Menurut salah satu petugas, Jefry dicurigai karena menyimpan 9 buah ponsel di dalam penjara.

"Selain itu, ditemukan juga uang tunai sebesar Rp 6,5 juta," kata seorang petugas yang ikut menggerebek. Dalam perkembangannya, seluruh narapidana kemudian diminta melakukan tes urine. Hasilnya, enam orang positif menggunakan narkoba.

"Kami akan mengembangkan kasus ini, termasuk melihat kemungkinan oknum LP yang terlibat," kata Amrin kepada Kompas.com, Jumat (18/3/2011).

Saat ini, mereka yang diduga terlibat masih ada di dalam LP dengan pengawasan khusus. Sejauh ini petugas hanya menyita semua barang bukti. Hasil dari operasi itu polisi menyita 13 ponsel berikut charger.

Selain sembilan buah ponsel dari Jeffry, barang sitaan juga diambil petugas dari Handoko alias Bagong, Trimo, dan Ading. Barang bukti lain yang disita adalah modem, card reader, dan 1 komputer desktop.

Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM jateng, Chairudin Idrus menegaskan, sejak terkuaknya kasus Nusakambangan, pihaknya sudah memerintahkan semua jajarannya untuk melarang alat komunikasi masuk LP.

"Termasuk ke Kalapas di seluruh Jateng, tidak boleh membawa ponsel. Ini upaya memutus komunikasi," katanya.

Sedangkan untuk kasus LP Kedungpane, pihaknya sudah membentuk tim pemeriksaan internal. Hasilnya akan diserahkan ke polisi.

EditorLatief
Terkini Lainnya
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Megapolitan
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Megapolitan
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Megapolitan
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Regional
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Megapolitan
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
Regional
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Internasional
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Regional
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Nasional
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Megapolitan
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Nasional
Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Internasional
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Megapolitan
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Regional

Close Ads X