DPR Salahkan Kementerian Perdagangan - Kompas.com

DPR Salahkan Kementerian Perdagangan

Kompas.com - 15/12/2010, 13:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi VI DPR menuding Kementerian Perdagangan tidak bisa mengontrol peredaran gula rafinasi. Pasalnya, gula yang umumnya digunakan untuk industri bisa beredar luas di pasar. Akibatnya, gula-gula produksi dalam negeri tak bisa bersaing.

Anggota Komisi VI DPR Abdul Wahid mengatakan, gula rafinasi sudah membanjir di pasar meski telah dilarang. Dia menduga, penyebabnya karena Kementerian Perdagangan tidak bertindak tegas. Menurutnya, Kementerian Perdagangan tidak memberikan sanksi hukum bagi pelakunya. "Akibatnya gula dari Jawa tak bisa masuk ke Kalimantan, Sulawesi lantaran banyak rafinasi," ujar Wahid saat Rapat Kerja Kementerian Perdagangan dengan Komisi VI DPR, Rabu (15/12/2010).

Karena itu, Wahid mendesak Kementerian Perdagangan menindak tegas pelaku usaha mengedarkan gula rafinasi karena telah menyalahi Peraturan Menteri Perdagangan terkait impor gula rafinasi. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Subagyo berjanji menindaklanjutinya. "Kementerian Perdagangan akan menjaga harga gula di tingkat konsumen," janji Subagyo.


EditorErlangga Djumena

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X