Pasar Tani Nasional di DIY - Kompas.com

Pasar Tani Nasional di DIY

Kompas.com - 14/10/2010, 18:03 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Raya Tani Nasional yang diadakan 15-17 Oktober 2010. Acara tersebut diikuti oleh Asosiasi Pasar Tani atau Aspartan dari 23 provinsi.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi DIY Nanang Suwandi, Kamis (14/10/2010) mengatakan, dalam acara ini, setiap peserta akan memamerkan produk pertanian unggulan di daerahnya masing-masing.

"Di acara ini, produsen pertanian diharapkan bisa bertemu langsung dengan konsumen sehingga rantai penjualan yang panjang bisa dipotong. Dengan begitu, produsen pertanian bisa mendapat harga jual yang lebih baik," katanya.

Menurut Nanang, selama ini petani tidak bisa mendapat hasil penjualan panen yang bagus karena jalur penjualan sangat panjang. Mereka tidak bisa bertemu langsung dengan konsumen maupun pembeli besar, sehingga harus berhubungan dengan pedagang perantara.

Mereka juga harus mengeluarkan ongkos transportasi untuk mengangkut hasil panen ke pasar. Sistem pasar tani diharapkan bisa menjembatani pertemuan petani dengan konsumen maupun pedagang besar.

Dalam acara yang diadakan di pelataran Jogja Expo Center ini, DIY akan memamerkan produk unggulan seperti beras organik, buah-buahan dan produk makanan olahan yang telah dikemas. Nanang berharap, Pekan Raya Tani Nasional yang baru pertama kali digelar ini bisa menjadi agenda tahunan.

EditorI Made Asdhiana
Terkini Lainnya
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Megapolitan
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Megapolitan
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Megapolitan
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Regional
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Megapolitan
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
Regional
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Internasional
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Regional
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Nasional
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Megapolitan
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Nasional
Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Internasional
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Megapolitan
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Regional

Close Ads X