Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 18:19 WIB
Hari Raya
Galungan, Pedagang Janur dan Bunga Panen
| wsn | Selasa, 11 Mei 2010 | 11:42 WIB
|
Share:
Kompas Images/Kristianto Purnomo Persiapan menyambut Hari Raya Galungan terihat di Pura Adhitya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Selasa (13/10).

DENPASAR, KOMPAS.com- Sehari menjelang perayaan hari raya Galungan, umat Hindu di Bali disibukkan dengan berbagai persiapan untuk menyambut hari kemenangan darma atas adarma atau kebaikan melawan kejahatan tersebut. Diantaranya adalah dengan membeli perlengkapan sembahyang seperti bunga dan janur.

Para pedagang di Pasar Badung Denpasar pun tak ingin melewatkan peluang ini dengan berjualan bunga dan janur. Selain pedagang tetap, bermunculan juga pedagang dadakan yang sengaja menjual bunga dan janur setiap memasuki hari raya Galungan. Akibat tingginya permintaan merekapun meraup untung lebih karena harga juga turut naik.

“Jika biasanya harga janur dan bunga dijual 7 ribu hingga 8 ribu per ikat, menjelang hari raya ini naik menjadi 12 ribu hingga 16 ribu per ikat,” ujar Ketut Suwarya salah seorang pedagang janur di Pasar Badung, Denpasar. “Pasokan untuk hari raya Galungan dan Kuningan ini masih aman,“ tambahnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, warga Denpasar dan sekitarnya berbondong-bondong mendatangi Pasar Badung untuk mencari keperluan Galungan dan Kuningan dari mulai pagi hingga sore hari nanti.