Minggu, 23 November 2014

News / Regional

6.000 Orang Kunjungi Telaga Sarangan

Rabu, 23 September 2009 | 19:09 WIB

MAGETAN, KOMPAS.com - Sebanyak 6.000 orang tercatat mengunjungi obyek wisata Telaga Sarangan di Magetan, Jawa Timur, Rabu (23/9). Banyaknya pengunjung ini membuat jalan masuk ke Telaga Sarangan macet hingga dua kilometer. Pengunjung juga kesulitan mencari tempat parkir di Sarangan.

Antrean kendaraan menuju Telaga Sarangan sudah terlihat dari Pasar Plaosan yang jaraknya sekitar dua kilometer dari loket pembayaran karcis masuk telaga di Desa Turen, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Pengunjung yang berasal dari sejumlah kota seperti Magetan, Madiun, Jakarta, dan Surabaya membutuhkan waktu sekitar 30 menit agar bisa masuk ke Telaga Sarangan.

Setelah masuk kawasan wisata, pengunjung harus menghabiskan waktu 30 menit lagi untuk mencari tempat parkir. Jumlah tempat parkir yang tidak sebanding dengan kendaraan yang masuk membuat pengunjung harus berputar-putar di kawasan wisata sebelum mendapatkan tempat parkir.

"Dari tahun ke tahun, setiap mau berwisata ke Telaga Sarangan saat libur Lebaran selalu seperti ini. Tidak pernah ada perbaikan oleh pengelola kawasan wisata," keluh Hari, warga Magetan.

Kondisi ini, menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kawasan Wisata Sarangan Sudarmanto, sudah terjadi sejak hari Senin (21/9). Pada hari itu jumlah pengunjung lebih banyak yaitu sekitar 9.000 orang. Pada hari Selasa (22/9), jumlah pengunjung bahkan lebih banyak lagi, mencapai sekitar 12.500 orang. "Ramainya pengunjung ke Sarangan diperkirakan akan terjadi sampai hari Minggu (27/9)," tambahnya.

Banyaknya pengunjung ke obyek wisata ini dimanfaatkan sejumlah pengelola penginapan di sana untuk menaikkan harga sewa kamar. Kenaikannya bisa lebih dari dua kali lipat daripada harga sewa kamar pada hari-hari biasa.


Editor :