Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Iriana Beli Anting dan Bros Usai Panen Mutiara di Lombok

Kompas.com - 30/05/2024, 21:55 WIB
Karnia Septia,
Andi Hartik

Tim Redaksi

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Ibu Negara Iriana Joko Widodo memanen mutiara dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis (30/5/2024).

Iriana bersama rombongan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (Oase KIM) berkesempatan langsung memanen mutiara budidaya yang menjadi salah satu komoditas andalan hasil laut Lombok.

Panen dilakukan di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok.

Baca juga: Iriana Jokowi Lepas 300 Ekor Tukik di Pantai Elak-elak Lombok

Panen mutiara itu diawali dengan proses memasukkan inti mutiara (nukleus) dan potongan kecil mantel tiram mutiara donor pada sayatan tiram mutiara.

Tiram mutiara kemudian melapisi nukleus tersebut dengan lapisan nacre sehingga terbentuklah mutiara yang berkilau.

Usai memanen mutiara, Iriana meninjau hasil budidaya laut di stan UMKM dan membeli sejumlah perhiasan mutiara seperti bros dan anting mutiara.

Baca juga: Momen Jokowi dan Iriana Nge-vlog, Beri Semangat ke Warganet yang Berangkat Kerja Pagi-pagi

Beli bros

Akram, salah satu penjual mutiara, mengatakan, Iriana mengunjungi stan tempatnya dan membeli bros dari kerang mutiara berbentuk bunga mawar.

Bentuk bros mutiara ini hanya ada satu karena ukiran kerang mutiara terbentuk secara alami.

"Beliau (Iriana) beli bros kombinasi kerang, khas memang buatan tangan Lombok. Karena lebih unik ada sensasi ukiran di situ barangnya hanya satu saja enggak ada lagi yang lain," kata Akram.

Harga satu buah bros berbentuk bunga mawar dibanderol dengan harga Rp 2 juta. 

"Kita buat di Lombok. Biasanya kerang langsung di sini mutiara yang sudah tidak berproduksi diambil dan dibuat perhiasan," kata Akram.

Kunjungan ke Lombok

Iriana Joko Widodo bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 30-31 Mei 2024.

Dalam kunjungan kerjanya, Iriana beserta rombongan ibu-ibu Oase KIM mengunjungi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTB di Mataram.

Iriana melakukan gerakan cuci tangan bersama anak-anak, memberikan donasi buku dan donasi bibit sayuran dan tanaman obat kepada organisasi wanita.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) di Lombok Barat.

Di BPBL, Iriana dan rombongan memanen mutiara, menyaksikan hasil budidaya laut, meninjau UMKM BPBL Lombok.

Selanjutnya, Iriana mengunjungi pantai Elak-elak dan melakukan edukasi daur ulang sampah, transplantasi terumbu karang, aksi bersih pantai dan pelepasan tukik beserta siswa-siswi SD.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

'Crazy Rich' Grobogan Joko Suranto Daftar Bakal Cagub Jateng di PSI

"Crazy Rich" Grobogan Joko Suranto Daftar Bakal Cagub Jateng di PSI

Regional
Soal Dugaan Jual Beli Seragam di SMP Kendal, Ombudsman Jateng Buka Suara

Soal Dugaan Jual Beli Seragam di SMP Kendal, Ombudsman Jateng Buka Suara

Regional
Sakit Hati Dihina Anak Yatim Piatu, Pria di Jambi Bunuh dan Buang Jasad Temannya ke Sungai

Sakit Hati Dihina Anak Yatim Piatu, Pria di Jambi Bunuh dan Buang Jasad Temannya ke Sungai

Regional
Kepala BP2MI Pantau 3 Jalur yang Biasa Jadi Akses Calon PMI ilegal ke Malaysia

Kepala BP2MI Pantau 3 Jalur yang Biasa Jadi Akses Calon PMI ilegal ke Malaysia

Regional
Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Bungo Jambi, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Bungo Jambi, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Regional
Jadi Kurir Sabu, ASN di Riau Ditangkap dengan Selingkuhannya

Jadi Kurir Sabu, ASN di Riau Ditangkap dengan Selingkuhannya

Regional
4 Bulan Bergulir, Kematian Nasifa di Batanghari Jambi Tak Kunjung Terungkap

4 Bulan Bergulir, Kematian Nasifa di Batanghari Jambi Tak Kunjung Terungkap

Regional
825 Anak di Semarang Stunting, Wali Kota Minta Inovasi Berkelanjutan Tekan Kasus

825 Anak di Semarang Stunting, Wali Kota Minta Inovasi Berkelanjutan Tekan Kasus

Regional
Rumah Pelaku Pembunuh Wanita di Wonogiri Dibakar Warga, Penuh Coretan 'The Legend Of Biadab'

Rumah Pelaku Pembunuh Wanita di Wonogiri Dibakar Warga, Penuh Coretan "The Legend Of Biadab"

Regional
Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Regional
Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Regional
Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Regional
2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

Regional
Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Regional
Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com