Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria di Alor NTT Serahkan Diri setelah Buron usai Jual HP Curian di Medsos

Kompas.com - 30/05/2024, 15:18 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial AT (28), warga Kelurahan Kalabahi Timur, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyerahkan diri ke polisi setelah menjadi buronan kasus pencurian pengeras suara (speaker) dan dua unit telepon seluler (ponsel).

"Pelaku AT menyerahkan diri ke anggota Satreskrim Polres Alor, Rabu (29/5/2024) kemarin," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (30/5/2024) siang.

Kasus itu, lanjut Ariasandy, bermula pada Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 03.00 Wita dini hari, AT melintas ke rumah warga bernama Siti Kulsum Atu di Kadelang, Kelurahan Kalabahi Timur, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.

Baca juga: Polisi Tangkap Pria di Alor yang Bacok Temannya Usai Kabur 3 Hari

Saat itu, AT melihat pintu samping rumah Siti dalam keadaan sedikit terbuka. Dia lalu masuk ke rumah tersebut.

AT lalu mengambil satu unit speaker wireless bermerek Polytron berwarna hitam dan dua ponsel masing-masing unit bermerek Redmi Note 9 berwarna biru, dan merek Oppo A31 berwarna putih-hijau.

Setelah mencuri, AT menjual salah satu barang curian melalui media sosial (medsos) Facebook. Dia mengunggah foto barang curian itu.

Rupanya unggahan AT di medsos diketahui oleh pemiliknya, sehingga melaporkan kejadian itu ke polisi.

Pemilik barang kemudian menggunakan sebuah akun dan berniat membeli barang tersebut. Mereka lalu sepakat jual beli dan menentukan lokasi penyerahan barang itu.

AT lalu bersama dua orang kerabatnya berinisial BT dan MP mengantar barang tersebut.

"Ketika AT dan dua orang kerabatnya hendak menyerahkan barang tersebut kepada pembeli, AT langsung melarikan diri setelah mengetahui keberadaan anggota polisi di lokasi," ungkap Ariasandy.

BT dan MP langsung diamankan di tempat kejadian. Sedangkan AT kabur dan bersembunyi.

Kemudian, pada Rabu (29/5/2024), AT akhirnya menyerahkan diri pada petugas Satuan Reskrim Polres Alor.

"Pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/176/V/2024/SPKT/Polres Alor/Polda NTT, tanggal 15 Mei 2024," kata Ariasandy.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5 Guncang Alor NTT, Tak Berisiko Tsunami

Saat ini, AT telah diamankan bersama barang bukti hasil curian di Markas Polres Alor untuk proses hukum lebih lanjut.

AT pun dijerat Pasal 363 Ayat 1 ke-3 KUHPidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Regional
Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Regional
3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

Regional
Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Regional
Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Regional
Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Regional
Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Regional
Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Regional
Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Regional
Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Regional
Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Regional
Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Adik Pemilik Paku Kucing Kakaknya di Pohon, Pelaku Mengaku Kesal

Adik Pemilik Paku Kucing Kakaknya di Pohon, Pelaku Mengaku Kesal

Regional
Apes, Pencuri Motor di Aceh Ditangkap Saat Besuk Temannya di Tahanan

Apes, Pencuri Motor di Aceh Ditangkap Saat Besuk Temannya di Tahanan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com