Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Kompas.com - 29/05/2024, 19:44 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), diterpa kasus dugaan penyelewengan dana bantuan partai politik (banpol) tahun 2019-2022.

Kasus ini menyerat tiga pengurus inti Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Solo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Solo, pada Rabu (29/5/2024) siang.

Baca juga: Baliho Kaesang Muncul di Surabaya Jelang Pilkada, PSI: Bentuk Antusiasme Warga

Terlapor merupakan Antonius Yogo Prabowo (AYP) sebagai ketua DPD PSI Solo. Serta, ikut terlapor Tri Mardiyanto (TM), dan Louis Agita Kurniasari (LAK).

Kemudian, untuk pelapor yakni Iwan Sulistyono merupakan wakil ketua DPD PSI Solo yang diwakilkan oleh Kuasa Hukumnya Argo Triyunanto Nugroho.

Dalam laporan ke Kejari, selama empat tahun itu nominal yang diduga diselewengkan terlapor mencapai angka Rp 89,6 juta.

Dengan rinciannya, tahun 2019 sekitar Rp 10 juta, tahun 2020 sekitar Rp 25 juta, 2021 dan 2022 sekitar Rp 26 juta.

Indikasi penyelewengan dana terlihat dari laporan pertanggungjawaban (LPj) banpol itu untuk kegiatan pendidikan politik 2019 sampai 2022.

Kuasa Hukum Pelapor, Argo Triyunanto Nugroho menjelaskan, dalam kurun waktu itu, tidak pernah ada kegiatan pendidikan politik karena pada kurun waktu tersebut masih masa pandemi Covid-19.

"Pada LPj ditulis untuk kegiatan pendidikan politik, padahal kegiatan tersebut tidak ada karena saat itu masih Covid," kata Argo, saat di Kejari Solo, pada Rabu (29/5/2024).

"Kan tidak boleh acara kumpul-kumpul, tapi itu ditulis di dalam proposal dan LPj itu ya dari 2019 sampai 2022, sekitar Rp 89,6 juta," lanjutnya.

Terlapor disangkakan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi.

Sementara itu, Direktorat Hukum dan Advokasi DPD PSI Solo, Muhammad Bilal menjelaskan, pihaknya secara resmi belum menerima informasi tentang pelaporan itu.

"Saya juga belum tahu kita belum lihat, cuma dengar-dengar itu terkait dana banpol. Tapi terkait itu, setahu saya kalau pelaporan pasti tidak bisa sesukanya," kata Muhammad Bilal, saat dihubungi, pada Rabu (29/4/2025).

Adanya kasus yang menyeret kepengurusan DPD PSI Solo ini, Bilal mengatakan, pelapor merupakan kader yang tidak aktif dalam kepengurusan.

"Pertama, informasi yang kami dapat (pelapor) pengurus yang sudah tidak aktif atau pasif. Kedua, mereka mantan pengurus yang tidak perform, yang ketiga ada orang yang memgaku kader," jelasnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Regional
Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Regional
Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Regional
Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Regional
Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Regional
Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Regional
Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Regional
Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Regional
Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Regional
Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Regional
2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

Regional
6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

Regional
Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com