Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Kompas.com - 29/05/2024, 19:27 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

BATULICIN, KOMPAS.com - Seorang kakek di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) berinisial NU ditangkap polisi atas kasus pencabulan.

Kepala Seksi Humas Polres Tanah Bumbu, Iptu Jonser Sinaga mengatakan, NU ditangkap setelah mencabuli cucunya sendiri yang masih di bawah umur.

Jonser menjelaskan kronologi pelaku NU mencabuli cucunya.

Baca juga: Guru Ngaji di Surabaya Dipolisikan, Diduga Cabuli Anak SD di Masjid

Saat itu, pelaku datang ke rumah anaknya dengan maksud akan menjaga cucunya karena ibunya pergi bekerja.

"Pada hari itu tersangka NU datang ke rumah pelapor untuk menjaga cucunya yang sedang tidur, sementara ibunya pergi bekerja," ujar Jonser saat dikonfirmasi, Rabu (29/5/2024).

Hanya berdua di dalam rumah, birahi pelaku muncul.

Pelaku lantas mengajak korban masuk ke dalam kamar. Tanpa curiga, korban mengiyakan.

Baca juga: 2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam


Baca juga: Bus Kebakaran di Senopati Yogyakarta, Siswa Asal Cirebon Diinapkan di Kantor Kemantren

Korban dipaksa untuk bersetubuh

Ternyata di dalam kamar, korban dipaksa untuk bersetubuh oleh pelaku.

Tak berselang lama, ibu korban muncul dan mendapati pelaku tengah mencabuli anaknya.

"Setelah satu jam, ibu korban kembali ke rumah dan menemukan tersangka NU sedang menindih tubuh cucunya dalam keadaan tanpa busana di dalam kamar," ungkap Jonser.

Mendapati hal tersebut, ibu korban teriak sejadi-jadinya.

Dia tak menyangka pelaku tega mencabuli cucunya sendiri. Pelaku lantas diusir dari rumah.

Baca juga: Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Tanpa pikir panjang, pelaku dilaporkan ke Polsek Satui.

Mendapat laporan dari ibu korban, pelaku pun ditangkap.

Di hadapan petugas dia mengakui perbuatannya.

"Tersangka NU langsung dibawa ke Polsek Satui untuk proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menjadi perhatian serius dalam upaya memberikan perlindungan hukum kepada anak di bawah umur dan menindak tegas pelaku kejahatan seksual terhadap anak," pungkasnya.

Karena perbuatannya, pelaku dikenakan pasal tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur sebagaimana diatur dalam Pasal 81 ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 serta Pasal 287 ayat (1) KUHP dengan ancaman kurungan di atas 10 tahun penjara.

Baca juga: Dinkes DIY Belum Diperbolehkan Periksa Tempat Pengolahan Makanan di Gunungkidul, Penyebab Keracunan Belum Dipastikan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Regional
Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Regional
Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Regional
Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Regional
Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Regional
Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Regional
Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Regional
Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Regional
Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Regional
Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Regional
2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

Regional
6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

Regional
Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com