Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Kompas.com - 29/05/2024, 19:13 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Andi Hartik

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - YM, pria di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, diduga memerkosa putri kandungnya. Kelakuan YM kepergok oleh istrinya.

Akibat perbuatan bejat pelaku, korban yang masih duduk di bangku SMP itu kini hamil.

Saat ini, pria berusia 38 tahun itu telah ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Kepala Seksi Humas Polres Maluku Tengah Iptu Affan Slamet mengatakan, tersangka ditangkap polisi pada Senin (27/5/2024).

"Tersangka sudah ditahan, dia ditangkap 27 Mei dua hari lalu," katanya kepada wartawan, Rabu (29/5/2024).

Baca juga: Jembatan Putus di Maluku Tengah, Ratusan Mobil Terjebak

Affan mengungkapkan, dari keterangan yang diperoleh penyidik, tersangka telah memerkosa putri kandungnya sendiri sejak 2023.

Pelaku melancarkan aksi bejatnya itu pertama kali pada Juni 2023 di rumah mereka.

Selanjutnya, tersangka kembali memerkosa korban di rumah nenek korban pada Januari 2024.

Terakhir, tersangka kembali melakukan aksi bejatnya itu pada 6 Januari 2024 di rumah ibu korban.

"Jadi tiga kali tersangka ini memerkosa putrinya," ujarnya.

Affan mengungkapkan, kasus tersebut terbongkar setelah ibu korban atau istri dari tersangka memergoki sendiri perbuatan bejat suaminya tersebut.

Namun, kasus itu baru dilaporkan ibu korban ke polisi pada Minggu (26/5/2024).

"Jadi mama korban sendiri menangkap basah perbuatan suaminya itu, pas waktu korban diperkosa yang terakhir," ungkapnya.

Affan menambahkan, korban selama ini takut menceritakan kejadian yang menimpanya itu ke ibunya karena selalu diancam oleh tersangka.

"Korban selalu diancam oleh bapaknya akan dipukul kalau sampai dia cerita ke orang lain," katanya.

Saat ini, tersangka telah resmi ditahan di sel tahanan Polres Maluku Tengah.

Atas perbuatannya itu, tersangka terancam dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) dan Ayat (3) juncto Pasal 76D Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Gunung Gandang Dewata, Puncak Tertinggi di Sulawesi Barat

Gunung Gandang Dewata, Puncak Tertinggi di Sulawesi Barat

Regional
Dampak Cuaca Buruk, Petambak Udang di Kebumen Panen Lebih Awal

Dampak Cuaca Buruk, Petambak Udang di Kebumen Panen Lebih Awal

Regional
Terungkap Motif Pria Bacok Pacar Anaknya hingga Tewas, Sakit Hati Putrinya Dilecehkan

Terungkap Motif Pria Bacok Pacar Anaknya hingga Tewas, Sakit Hati Putrinya Dilecehkan

Regional
Malam Ini Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Semburkan Abu Tebal 900 Meter

Malam Ini Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Semburkan Abu Tebal 900 Meter

Regional
Sejarah Kabupaten Semarang

Sejarah Kabupaten Semarang

Regional
Sudah Berkeluarga, Oknum Guru di Bengkulu Tega Cabuli Siswinya Sendiri

Sudah Berkeluarga, Oknum Guru di Bengkulu Tega Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
Lewat Inovasi Penanganan Stunting, Pemkot Semarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari PBB

Lewat Inovasi Penanganan Stunting, Pemkot Semarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari PBB

Kilas Daerah
6 Venue Event Populer di Kota Tangerang, Cocok untuk Segala Acara

6 Venue Event Populer di Kota Tangerang, Cocok untuk Segala Acara

Regional
Bayi Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Kapel Ende

Bayi Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Kapel Ende

Regional
Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Diperpanjang

Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Diperpanjang

Regional
Ramai soal Judi Online, Kapolda Jateng: Apabila Ada Jajaran yang Terlibat Saya Copot

Ramai soal Judi Online, Kapolda Jateng: Apabila Ada Jajaran yang Terlibat Saya Copot

Regional
Polisi Buru Pria Penghuni Kontrakan Tempat Terapis Ditemukan Tewas Dilakban dan Diikat

Polisi Buru Pria Penghuni Kontrakan Tempat Terapis Ditemukan Tewas Dilakban dan Diikat

Regional
Ribuan Aduan Masuk ke Posko PPDB Jateng, Apa yang Menjadi Keluhan?

Ribuan Aduan Masuk ke Posko PPDB Jateng, Apa yang Menjadi Keluhan?

Regional
Aksi Istri Gunduli Diduga Pelakor di OKI Sumsel, Dilaporkan Korban ke Polisi

Aksi Istri Gunduli Diduga Pelakor di OKI Sumsel, Dilaporkan Korban ke Polisi

Regional
Kaesang Beri Surat Tugas ke Sekar Tandjung untuk Maju ke Pilkada Solo

Kaesang Beri Surat Tugas ke Sekar Tandjung untuk Maju ke Pilkada Solo

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com