Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

Kompas.com - 29/05/2024, 17:06 WIB
Egadia Birru,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

MAGELANG, KOMPAS.com - Dua santri dari Klaten terseret arus sungai usai melakukan arung jeram atau rafting di Kali Elo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (29/5/2024).

Satu korban tewas setelah tenggelam lebih dari 60 menit.

Dua santri yang ikut rafting merupakan bagian dari rombongan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah Klaten untuk jenjang IX SMP.

Baca juga: Bus Kebakaran di Senopati Yogyakarta, Siswa Asal Cirebon Diinapkan di Kantor Kemantren

Salah satu pengurus Ponpes Darul Falah, Abu Hasan mengatakan, sebenarnya rafting sudah selesai sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebagian besar santri bahkan sudah naik ke daratan di titik finis di Sikepan, Kelurahan Mendut, Mungkid.

Ternyata, ada empat santri yang masih berada di air dan bermain di bantaran Kali Elo.

Nahas, seorang santri Alvino Naufal Latif (15), terseret arus sungai.

"Mereka bermainnya agak ke tengah. Sudah diteriaki seorang ustaz untuk ke pinggir. Tapi malah tetap ke tengah, akhirnya ustaz datang bawa pelampung," katanya lagi.

Baca juga: Bermain Papan, Bocah 7 Tahun di Kalsel Tewas Tenggelam


Baca juga: Hendak Bersihkan Ruang Kelas, Pelajar SMP di OKU Tenggelam di Sungai Ogan

Perputaran arus sungai

Tiga santri lain berupaya menolong Alvino, tetapi tidak kuat, baik tenaga maupun napasnya. Bahkan, seorang santri Haikal Abdullah turut terseret arus sungai. Insiden tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB.

"Haikal berhasil diselamatkan dan dirawat di RSUD Muntilan. Kondisinya sudah bagus," ucap Hasan.

Sedangkan, Alvino baru ditemukan pukul 14.20 atau 80 menit pascakejadian.

"Kami sangat sedih dengan kejadian ini. Kami tidak akan lepas tangan begitu saja. Kami akan tindak lanjuti dengan keluarga," pungkas Hasan.

Baca juga: Saat Pantai Parangtritis Jadi Pantai Paling Berbahaya di Yogyakarta...

Sementara itu, Koordinator Unit Siaga Search and Rescue (SAR) Borobudur, Basuki menyampaikan, Alvino ditemukan tenggelam di kedalaman 6-8 meter.

Tim SAR berhasil mengevakuasi Alvino sekitar 30 menit, lalu segera dibawa ke RSUD Muntilan. Dokter setempat menyatakan korban meninggal dunia.

"Kedua korban bermain terlalu ke tengah, tempat di mana terjadinya perputaran arus sungai," jelas Basuki.

Baca juga: Borobudur Maraton 2024 Bakal Digelar 1 Desember, Berikut Kategori dan Harganya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Regional
Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Regional
Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Regional
Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Regional
3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

Regional
Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Regional
Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Regional
Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Regional
Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Regional
Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Regional
Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Regional
Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Regional
Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Regional
Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com