Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Caleg PDI-P yang Menang Pileg Undur Diri, KPU Jateng Bakal Klarifikasi ke Pimpinan Parpol

Kompas.com - 29/05/2024, 13:53 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak enam caleg terpilih dari PDI Perjuangan mengajukan surat pengunduran diri ke KPU Jawa Tengah.

Merespon hal itu, Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono bakal melakukan klarifikasi kepada pimpinan partai mengenai kebenaran surat tersebut.

Baca juga: PDI-P Hanya Incar Kursi Wagub pada Pilkada Jabar 2024

"Tadi disampaikan bahwa terdapat perihal suratnya kan terkait pengunduran diri sebagai calon terpilih. Alasannya pengunduran diri," ujar Handi usai rapat pleno di kantornya, Selasa (28/5/2024).

Menurut Handi, bila terdapat mekanisme khusus yang mengatur penggantian caleg terpilih yang meninggal, mengundurkan diri, atau terjerat kasus pidana.

Selain enam caleg terpilih PDI-P yang mengundurkan diri, seorang caleg terpilih dari PKS juga dilaporkan meninggal. Caleg itu ialah mantan Wakil Ketua DPRD Jateng, Quatly Alkatiri.

Dengan terjadinya kondisi tersebut, akan ada perubahan hasil pemilu yang mesti diurus partai dengan KPU Jateng.

"Jadi intinya kalo tadi disebutkan di Surat 664 itu kan calon diganti oleh peserta pemilu. Itu kan dengan ketentuan dalam hal meninggal dunia, mengundurkan diri, kemudian menjadi tidak memenuhi syarat karena pidana dan seterusnya tadi saya sampaikan," katanya.

Handi belum mengetahui secara pasti alasan pegunduran diri para caleg terpilih. Untuk itu pihaknya akan melakukan klarifikasi dengan pimpinan partai banteng itu.

"Alasannya apa tadi mengundurkan diri, itu yang kami akan klarifikasi terhadap pimpinan partainya karena mekanisme," lanjutnya.

Dia menambahkan, proses klarifikasi diberi batas waktu paling lambat 14 hari sejak surat diterima. Nantinya KPU Jateng akan menyampaikan hasil klarifikasi kepada publik.

"Jadi prinsipnya kami melayani peserta pemilu sesuai dengan pokok surat. Suratnya hanya penyampaian surat pengunduran diri. karena ini kami akan lakukan klarifikasi, nanti setelah klarifikasi tentu menjadi bagian yang kami akan sampaikan ke publik," bebernya.

Baca juga: PDI-P Hanya Incar Kursi Wagub pada Pilkada Jabar 2024

Nantinya klarifikasi akan dituangkan di berita acara. Lalu berita acara itu dibawa ke rapat pleno provinsi Jawa Tengah. Sehingga calon terpilih dapat diganti peserta lainnya.

"Dibawa ke rapat pleno untuk kemudian diplenokan, diputuskan, kemudian merubah keputusan terkait dengan calon terpilih," jelasnya.

Dia menegaskan bagi caleg yang meninggal maupun undur diri, suara yang diperoleh saat pileg tetap diakui sah.

"Ya jadi ini kan ceritanya tadi pertama menetapkan kursi dulu, partai ini dapet kursi berapa kan gitu, baru kita ngomongin calon, otomatis kan semua dihitung semuanya dari 28 sekian juta itu. Jadi tidak ada pengaruh apapun, pada saat pemungutan penghitungan suara yang bersangkutan suaranya tetap dihitung, tetap sah," tandasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Angin Kencang, 2 Rumah Hancur Ditimpa Pohon di Aceh

Angin Kencang, 2 Rumah Hancur Ditimpa Pohon di Aceh

Regional
Golkar-PKB Jajaki Koalisi Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Tidak Ada Segmen KIM atau Koalisi Perubahan

Golkar-PKB Jajaki Koalisi Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Tidak Ada Segmen KIM atau Koalisi Perubahan

Regional
Pelajar Tewas, Kapolda Sumbar: Saya Siap Tanggung Jawab Jika Ada Anggota Terlibat

Pelajar Tewas, Kapolda Sumbar: Saya Siap Tanggung Jawab Jika Ada Anggota Terlibat

Regional
Alasan Pelajar di Batam Aniaya Ibunya, Ada Bisikan Gaib

Alasan Pelajar di Batam Aniaya Ibunya, Ada Bisikan Gaib

Regional
Truk Ekspedisi Terbakar di Tol Pemalang-Batang Km 306

Truk Ekspedisi Terbakar di Tol Pemalang-Batang Km 306

Regional
3 Ekor Nuri Kepala Hitam Diamankan Resort KSDA Dobo dari Merauke

3 Ekor Nuri Kepala Hitam Diamankan Resort KSDA Dobo dari Merauke

Regional
Wanita Terapis Tewas Dilakban dan Diikat, Motor dan Ponsel Raib

Wanita Terapis Tewas Dilakban dan Diikat, Motor dan Ponsel Raib

Regional
Kronologi Pria di Sambas Bunuh Pegawai Koperasi gara-gara Utang Judi Online

Kronologi Pria di Sambas Bunuh Pegawai Koperasi gara-gara Utang Judi Online

Regional
Puluhan Anggota Tim SAR Cari Korban Jalan Ambles di Jembatan Monano

Puluhan Anggota Tim SAR Cari Korban Jalan Ambles di Jembatan Monano

Regional
TNI Sita Senjata Api Rakitan OPM di Maybrat, Sempat Baku Tembak

TNI Sita Senjata Api Rakitan OPM di Maybrat, Sempat Baku Tembak

Regional
Pj Gubernur Jateng: Harganas Jadi Momentum Percepatan Penurunan Stunting di Jateng

Pj Gubernur Jateng: Harganas Jadi Momentum Percepatan Penurunan Stunting di Jateng

Regional
Uang Habis di Judi Online, Seorang Pria Bunuh Petugas Kredit Koperasi

Uang Habis di Judi Online, Seorang Pria Bunuh Petugas Kredit Koperasi

Regional
Pria Berlumur Darah Ditangkap di Hang Nadim, Diduga Tusuk Ibu Kandung

Pria Berlumur Darah Ditangkap di Hang Nadim, Diduga Tusuk Ibu Kandung

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Tertimpa Batu Saat Mendulang Emas, Penambang di Mile 46 Papua, Tewas

Tertimpa Batu Saat Mendulang Emas, Penambang di Mile 46 Papua, Tewas

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com