Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

Bangun Ketahanan Pangan Melalui Sekolah, Pemprov Sumsel dan BI Gencarkan Program GSMP Goes to School

Kompas.com - 29/05/2024, 11:40 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumsel untuk mengendalikan inflasi daerah dengan melibatkan para pelajar melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) Goes to School.

Pernyataan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel S A Supriono saat membuka kegiatan Training of Trainers (ToT) GSMP Goes to School Awards 2024 di Hotel Zuri, Palembang, Sumsel, Selasa (28/5/2024).

Supriono menekankan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam mendidik calon petani dari generasi muda.

“Pemprov Sumsel saat ini belum memiliki wadah khusus untuk mendidik calon petani (dari generasi muda). Bisnis pertanian itu belum merambah sampai usia muda, ini berbeda dengan di Pulau Jawa yang telah menjadi budaya," katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (29/5/2024).

Baca juga: Kisah Dinda Pernah Gap Year 2 Tahun, Kini Jadi Lulusan Terbaik

Oleh karena itu, Supriono mendorong sekolah-sekolah untuk bersinergi dalam menyiapkan lulusan terbaik.

Terlebih, pada 2045 mendatang, penduduk Indonesia diproyeksikan menjadi nomor empat terbesar di dunia sehingga tantangan yang akan dihadapi pun semakin banyak terutama dalam pemenuhan pangan.

"Di masa mendatang akan ada dua krisis dunia yang menyebabkan ekonomi terguncang, yaitu krisis pangan dan krisis energi. Maka dari itu, sejak dini kita harus siapkan generasi yang bisa menciptakan pangan sehat dan banyak serta energi yang tak terbatas," jelasnya. 

Lebih lanjut, Supriono mengatakan bahwa awalnya GSMP diluncurkan pada 2021 di Kabupaten Lahat dengan tujuan mengubah pola pikir masyarakat dari sekadar pembeli menjadi produsen.

Baca juga: Aksi Pemalsu KTP dan SIM di Jaksel: Cari Pembeli lewat Facebook, Raup Rp 30 Juta Per Bulan

Program tersebut mengajak masyarakat untuk menanam komoditas yang sering memicu inflasi, seperti cabai dan bawang merah di pekarangan rumah mereka sendiri, serta memanfaatkan lahan untuk beternak ayam, ikan, dan lain-lain.

“Selama ini inflasi di Sumsel berkutat dengan komoditas seperti cabai dan bawang merah. Padahal itu bisa kita tanam sendiri,” ucap Supriono.

Dengan pendekatan tersebut, ia berharap masyarakat tidak lagi bergantung pada suplai dari daerah lain, sehingga bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan S A Supriono menyerahkan bantuan bibit dan benih cabai secara simbolis kepada sejumlah perwakilan sekolah di Sumsel.
DOK. Humas Pemprov Sumsel Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan S A Supriono menyerahkan bantuan bibit dan benih cabai secara simbolis kepada sejumlah perwakilan sekolah di Sumsel.

Melalui kegiatan tersebut, Supriono juga berkesempatan menyerahkan bantuan bibit dan benih cabai secara simbolis kepada sejumlah perwakilan sekolah di Sumsel.

Penyerahan bibit dan benih cabai

Pada kesempatan yang sama, Deputi Kepala BI Perwakilan Sumsel M Latief mengatakan inflasi Sumsel pada April 2024 tercatat sebesar 3,12 persen year-on-year (YoY) lebih tinggi dari nasional.

Salah satu yang sering memberikan sumbangan inflasi ini adalah cabai. Oleh karenanya, BI  mendukung penuh upaya Pemprov Sumsel dalam GSMP. 

“TOT ini merupakan tindak lanjut launching GSMP Goes to School. Di mana guru dapat mendampingi siswa dalam membudidayakan benih cabai yang kami berikan pada 140 sekolah se-Sumsel,” jelasnya.

Baca juga: Gandeng UGM, Kementan Berikan Bantuan Benih Padi Varietas Gamagora 7 di Sisipan Lahan Perkebunan

Untuk mendorong semangat kepala sekolah, penyuluh pertanian, dan siswa, akan diberikan penghargaan melalui program GSMP Goes to School Award.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai materi dari Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP), Dinas Pertanian Provinsi Sumsel, dan narasumber lainnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Perempuan Tewas di Rumah Kontrakan Grobogan, Mulut Dilakban, Tangan dan Kaki Terikat Tali

Perempuan Tewas di Rumah Kontrakan Grobogan, Mulut Dilakban, Tangan dan Kaki Terikat Tali

Regional
Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Regional
Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Regional
Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Regional
Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Regional
3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

Regional
Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Regional
Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Regional
Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Regional
Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Regional
Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Regional
Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Regional
Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Regional
Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com