Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nilai Investasi Rp 811 Miliar, 3 Investor Tertarik Kelola Stadion Internasional Banten

Kompas.com - 28/05/2024, 17:45 WIB
Rasyid Ridho,
Reni Susanti

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan menyebut, ada tiga investor yang tertarik mengelola Stadion Internasional Banten.

Ketiganya PT Indonesia Infrastructure Finance, PT Adhi Commuter Properti dan Ascott Group.

"Saat market sounding yang difasilitasi PT PPI (Penjaminan Infrastruktur Indonesia) di Jakarta pada akhir 2023," kata Arlan kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (28/5/2024).

Baca juga: Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Dijelaskan Arlan, ketiga bakal calon investor itu sampai saat ini belum tindak lanjutnya. Sebab, kata Arlan, saat itu masih hanya sebatas tertarik secara lisan bukan tertulis.

"Kalau mereka niat, baru mereka mengajukan proposal, bagaimana pola retribusinya, rencana. Lebih ke rencana investasi merekanya, lalu tahapan pembangunannya," ujar Arlan.

Baca juga: Balap Liar Depan Rumdin Kapolda Kalbar Meresahkan, 11 Motor Trail Diamankan

Dikatakan Arlan, kawasan stadion yang masuk dalam sport center itu berada di lahan sekira 68 hektar berkonsep pusat kegiatan masyarakat.

Nantinya, lanjut Arlan, Pemprov Banten akan menentukan beberapa venue dan menyerahkan lahan yang diserahkan kepada investornya untuk melengkapi fasilitasnya.

“Yang penting aturan RTH (ruang terbuka hijau) terpenuhi 40 persen. Kita masih 50 persenan. Artinya 10 persen masih bisa mereka olah,” beber dia.

Sedangkan untuk nilai investasi yang disyaratkan kepada calon pengelola oleh Pemprov Banten sebesar Rp 811 miliar.

“Di luar dari rencana apa yang mau dibangun sama mereka,” ucap dia.

Ke depan, kawasan sport center Banten itu akan dikelola oleh Badan Usaha Pelaksana (BUP), Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Adapun fasilitas dan sarana seperti venue olahraga, kawasan komersil, serta komersialisasi dan acara hiburan seperti road race, festival kuliner, dan acara lainnya.

Sehingga, dengan berbagai acara yang diselenggarakan dapat menjadi sumber pendapatan BUP.

“Seperti konser, festival kuliner, balap mobil atau motor, dan acara lainnya,” ujar Arlan.

Secara rinci, Arlan menyebut, lingkup KPBU dan tahapan pembangunan tahun pertama 65 persen terdiri dari kelengkapan stadion, seluruh fasilitas atau venue olahraga, lapangan parkir, gedung parkir.

Kemudian pusat keamanan, landscape, jalan kawasan, dan area komersial.

Sementara, lingkup pembangunan tahun kedua yakni 35 persen yaitu penyelesaian mall dan hotel, jalan kawasan dan jalan lingkungan, fasilitas kebersihan, dan infrastruktur penunjang lainnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Regional
Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Regional
Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Regional
Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Regional
3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

Regional
Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Regional
Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Regional
Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Regional
Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Regional
Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Regional
Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Regional
Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Regional
Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Regional
Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com