Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dipicu Dendam Lama, Buruh Perusahaan Kelapa Sawit di Nunukan Aniaya Rekan Kerja Saat Mabuk

Kompas.com - 28/05/2024, 15:25 WIB
Ahmad Dzulviqor,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

NUNUKAN, KOMPAS.com – Sebuah perkelahian di Jalan Rayon C, RT 07 Desa Semaja, Kecamatan Seimanggaris, Nunukan, Kalimantan Utara menggegerkan para pekerja kelapa sawit yang tinggal di mess perusahaan PT Bumi Seimanggaris Indah (BSI).

Imbas perkelahian tersebut, dua buruh terluka akibat tebasan parang, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit Nunukan, untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Dendam Lama Berujung Maut, 2 Pria di Tabalong Kalsel Duel dan Seorang Tewas

"Perkelahian dipicu akibat pelaku yang mabuk setelah meminum miras. Ada permasalahan lama antara pelaku dan korban, tapi mengikut sertakan satu korban lain yang berusaha melerai. Jadi ada dua korban dan satu pelaku dalam peristiwa tersebut," ujar Kapolsek Nunukan Kota, Iptu Disco Barasa, Selasa (28/5/2024).

Barasa menuturkan, perkelahian terjadi akibat kesalahpahaman pelaku MD (21) terhadap korban Amos Tsu (20).

Sesaat sebelum kejadian, MD sedang berpesta minuman keras sambil berkaraoke dengan empat temannya.

Saat sedang asik menyanyi sambil menikmati miras, terdengar suara atap seng rumahnya dilempari batu oleh orang.

Tak hanya sekali, lemparan tersebut terjadi berkali-kali, sampai akhirnya MD ke luar rumah dan berteriak lantang di tengah jalan yang ada di mess para buruh PT BSI tersebut.

"Pelaku berteriak-teriak ‘siapa yang lempar rumah’. Teriakan pelaku, didengar Amos, dan Novi, yang kebetulan berada sekitar 25 meter dari rumah pelaku. Amos yang merasa diteriaki tersinggung. Ia mendatangi pelaku, dan mendorong tubuhnya sambil mendebat pelaku," tutur Barasa.

Sesaat kemudian, terjadi dorong mendorong antara pelaku dan korban, sampai tubuh pelaku terjatuh di parkiran sepeda motor.

Pelaku melihat ada sebilah parang yang terselip di salah satu sepeda motor para buruh yang terparkir.

Tanpa pikir panjang, pelaku mengambil parang tersebut dan menebaskannya ke tubuh Amos beberapa kali.

"Datanglah mandor bernama Novi Agustinus Daniel untuk melerai. Namun pelaku juga mengayunkan parang ke tubuh Novi, sampai kemudian para buruh lain berdatangan. Ada pekerja bernama Dance berhasil merebut parang dari tangan pelaku, hingga pelaku memilih kabur ke arah kebun kelapa sawit di belakang mess pekerja," kata Barasa.

Akibat tebasan parang, Amos mengalami luka robek di atas pelipis sebelah kanan, luka robek pada tangan kiri, serta bagian pinggang sebelah kiri. Amos bahkan sempat pingsan akibat kehabisan darah.

"Kenapa pelaku langsung menuduh Amos yang melempar rumah, karena tahun 2023, Amos pernah melakukan tuduhan itu, sehingga saat ada kejadian yang sama, pelaku langsung menuduh Amoslah pelakunya," jelas Barasa.

Sementara Novi, mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kiri, dan luka robek pada telapak tangan sebelah kiri.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gunung Gandang Dewata, Puncak Tertinggi di Sulawesi Barat

Gunung Gandang Dewata, Puncak Tertinggi di Sulawesi Barat

Regional
Dampak Cuaca Buruk, Petambak Udang di Kebumen Panen Lebih Awal

Dampak Cuaca Buruk, Petambak Udang di Kebumen Panen Lebih Awal

Regional
Terungkap Motif Pria Bacok Pacar Anaknya hingga Tewas, Sakit Hati Putrinya Dilecehkan

Terungkap Motif Pria Bacok Pacar Anaknya hingga Tewas, Sakit Hati Putrinya Dilecehkan

Regional
Malam Ini Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Semburkan Abu Tebal 900 Meter

Malam Ini Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Semburkan Abu Tebal 900 Meter

Regional
Sejarah Kabupaten Semarang

Sejarah Kabupaten Semarang

Regional
Sudah Berkeluarga, Oknum Guru di Bengkulu Tega Cabuli Siswinya Sendiri

Sudah Berkeluarga, Oknum Guru di Bengkulu Tega Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
Lewat Inovasi Penanganan Stunting, Pemkot Semarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari PBB

Lewat Inovasi Penanganan Stunting, Pemkot Semarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari PBB

Kilas Daerah
6 Venue Event Populer di Kota Tangerang, Cocok untuk Segala Acara

6 Venue Event Populer di Kota Tangerang, Cocok untuk Segala Acara

Regional
Bayi Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Kapel Ende

Bayi Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Depan Kapel Ende

Regional
Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Diperpanjang

Status Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Diperpanjang

Regional
Ramai soal Judi Online, Kapolda Jateng: Apabila Ada Jajaran yang Terlibat Saya Copot

Ramai soal Judi Online, Kapolda Jateng: Apabila Ada Jajaran yang Terlibat Saya Copot

Regional
Polisi Buru Pria Penghuni Kontrakan Tempat Terapis Ditemukan Tewas Dilakban dan Diikat

Polisi Buru Pria Penghuni Kontrakan Tempat Terapis Ditemukan Tewas Dilakban dan Diikat

Regional
Ribuan Aduan Masuk ke Posko PPDB Jateng, Apa yang Menjadi Keluhan?

Ribuan Aduan Masuk ke Posko PPDB Jateng, Apa yang Menjadi Keluhan?

Regional
Aksi Istri Gunduli Diduga Pelakor di OKI Sumsel, Dilaporkan Korban ke Polisi

Aksi Istri Gunduli Diduga Pelakor di OKI Sumsel, Dilaporkan Korban ke Polisi

Regional
Kaesang Beri Surat Tugas ke Sekar Tandjung untuk Maju ke Pilkada Solo

Kaesang Beri Surat Tugas ke Sekar Tandjung untuk Maju ke Pilkada Solo

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com