Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sekap Mantan Anak Tiri, Pria di Banjarmasin Minta Uang Tebusan untuk Beli Narkoba

Kompas.com - 28/05/2024, 06:54 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Pria di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) berinisial R (28) nekat menyekap dua mantan anak tirinya.

Hal itu dilakukan agar pelaku bisa meminta uang tebusan kepada mantan istrinya yang merupakan ibu kedua korban.

Baca juga: Detik-detik Terbongkarnya Penyekapan Pasutri di Sleman, Korban Alami Kekerasan Fisik dan Seksual

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, AKP Eru Alsepa mengatakan, kedua korban disekap setelah pelaku memasuki rumah mantan istrinya pada Sabtu (25/5/2024) dini hari. 

Berhasil memasuki rumah, pelaku langsung mengancam kedua korban dengan senjata tajam yang dibawanya.

"Kedua korban disekap di dalam kamar mandi," ujar Eru dalam keterangannya yang diterima, Senin (27/5/2024).

Setelah menyekap korban, pelaku mengirim pesan video ke mantan istrinya agar memberikan sejumlah uang. Pelaku juga meminta agar tak melapor ke polisi agar kedua korban selamat.

"Pelaku ini membuat video jika melapor maka korban akan dibunuh," ungkap Eru.

Tidak hanya meminta uang, pelaku juga melakukan aksi pencurian sepeda motor dan ponsel. Setelah itu, pelaku kabur dan bersembunyi di wilayah Kabupaten Tapin, Kalsel.

Ibu korban yang tak terima anaknya disekap dan barangnya dicuri kemudian melapor ka Polresta Banjarmasin. Mendapat laporan tersebut, pelaku kemudian diburu oleh petugas Polresta Banjarmasin.

"Kami tangkap di Kabupaten Tapin saat pelaku bersembunyi di kebun sawit. Barang bukti seperti parang dan pisau yang sempat dibuang dapat diamankan," jelas Eru.

Saat diinterogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya telah menyekap kedua mantan anak tirinya.

Hal itu dilakukan karena dirinya kecanduan narkoba. Diketahui pelaku merupakan residivis kasus narkoba.

"Jadi dia pelaku butuh uang untuk beli narkotika," pungkasnya.

Karena perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 364 KUHP tentang pencurian yang disertai kekerasan dengan ancaman kurungan di atas 5 tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mengamuk di Kopitiam, Sapi Kurban Seruduk Pengunjung dan Pekerja

Mengamuk di Kopitiam, Sapi Kurban Seruduk Pengunjung dan Pekerja

Regional
3 Pria di Kupang Ditikam Saat Nobar Euro, 1 Tewas dan 2 Terluka

3 Pria di Kupang Ditikam Saat Nobar Euro, 1 Tewas dan 2 Terluka

Regional
Anak Kosnya Digerebek Kumpul Kebo, Pemilik Kos Pilih Kabur

Anak Kosnya Digerebek Kumpul Kebo, Pemilik Kos Pilih Kabur

Regional
Ditarget Rampung Agustus, Pengerjaan Nusantara Airport di IKN Terkendala Hujan,

Ditarget Rampung Agustus, Pengerjaan Nusantara Airport di IKN Terkendala Hujan,

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Capai 1 Km

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Capai 1 Km

Regional
Saat Kapolda Jateng Peringatkan Pelaku Lain Pengeroyokan Bos Rental...

Saat Kapolda Jateng Peringatkan Pelaku Lain Pengeroyokan Bos Rental...

Regional
Peran 6 Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Bos Rental di Pati

Peran 6 Tersangka Baru Kasus Pengeroyokan Bos Rental di Pati

Regional
Perempuan Muda di Kota Jambi Dibunuh Teman Kencan di Kosan, Pelaku dan Korban Kenalan di Aplikasi Online

Perempuan Muda di Kota Jambi Dibunuh Teman Kencan di Kosan, Pelaku dan Korban Kenalan di Aplikasi Online

Regional
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Simpang Lima Kota Semarang, Dihadiri Jokowi

Ketua KPU Hasyim Asy'ari Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Simpang Lima Kota Semarang, Dihadiri Jokowi

Regional
Jokowi Bakal Ikuti Shalat Idul Adha dan Serahkan Sapi Kurban di Simpang Lima Semarang

Jokowi Bakal Ikuti Shalat Idul Adha dan Serahkan Sapi Kurban di Simpang Lima Semarang

Regional
Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara di Maumere Ditutup

Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara di Maumere Ditutup

Regional
Pakaian Dinas Pj Walkot Ambon Disebut Capai Rp 400 Juta, Diskominfo: Tidak Benar

Pakaian Dinas Pj Walkot Ambon Disebut Capai Rp 400 Juta, Diskominfo: Tidak Benar

Regional
Grebeg Besar Demak: Waktu Pelaksanaan, Sejarah, dan Rangkaian Acara

Grebeg Besar Demak: Waktu Pelaksanaan, Sejarah, dan Rangkaian Acara

Regional
Perburuan Kendaraan Bodong di Pati, 3 Orang dari 3 Kecamatan Diperiksa

Perburuan Kendaraan Bodong di Pati, 3 Orang dari 3 Kecamatan Diperiksa

Regional
Presiden Jokowi Bakal Shalat Idul Adha di Simpang Lima Semarang

Presiden Jokowi Bakal Shalat Idul Adha di Simpang Lima Semarang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com