Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berendam di Pemandian Air Panas, Warga Ambarawa Meninggal Usai Membasahi Kaki

Kompas.com - 21/05/2024, 22:18 WIB
Dian Ade Permana,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

UNGARAN, KOMPAS.com - Seorang warga Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah bernama Handoyo (60) meninggal dunia di pemandian air panas Derekan Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang, Senin (20/5/2024) sore.

Kapolsek Bergas Polres Semarang AKP Wahyono mengatakan, korban datang ke Derekan pada Senin (20/5/2024) sekitar  pukul 15.50 WIB.

"Dia selanjutnya ganti baju dan membasahi bagian kaki di pinggir kolam. Setelah itu korban mengalami kejang-kejang," jelasnya dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Memancing, Remaja asal Bantul Hanyut di Sungai Progo

Wahyono mengatakan, korban sempat mendapat pertolongan dari penjaga kolam, Sabarno.

"Namun tetap tidak terselamatkan dan meninggal," paparnya.

Mendapat laporan adanya kejadian tersebut, anggota Polsek Bergas melakukan koordinasi dengan petugas medis Puskesmas Bergas, untuk dilakukan pemeriksaan terhadap korban.

"Dari keterangan petugas medis, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Wahyono.

Baca juga: Rem Blong, Truk Trailer Tabrak Motor di Magelang, 1 Orang Tewas


Sakit jantung dan darah tinggi

Adik korban, Fadholi (52) menyampaikan bahwa kakak kandungnya mempunyai sakit jantung dan darah tinggi.

"Korban adalah kakak kandung saya, dan korban mempunyai riwayat sakit dalam yaitu jantung dan darah tinggi. Atas nama keluarga kami mengucapkan terimakasih atas informasi yang diberikan kepada kami, dan penanganan dari Polres Semarang yakni Polsek Bergas dan Ambarawa. Korban akan kami bawa ke rumah duka untuk dimakamkan," terangnya.

Baca juga: Pesan Soto, Tukang Servis Termos Tewas di Warung Makan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com