Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Longsor di Maluku Tengah, Satu Rumah Warga Ambruk

Kompas.com - 21/05/2024, 20:34 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Andi Hartik

Tim Redaksi

 

AMBON, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, menyebabkan terjadinya musibah tanah longsor di Desa Tengah-tengah, Kecamatan Salahutu, pada Selasa (21/5/2024).

Musibah tersebut menyebabkan sebuah rumah warga di desa tersebut ambruk.

"Ada satu rumah warga di Desa Tengah-tengah yang roboh akibat longsor," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tengah Nova Anakotta kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Maluku Tengah, Tanggul Sungai Jebol dan Rumah Warga Terendam

Tak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Namun, akibat musibah tersebut, satu keluarga yang rumahnya ambruk terpaksa harus mengungsi ke tempat aman karena rumahnya yang ambruk tak bisa ditempati lagi.

"Tidak ada korban jiwa, cuma pemilik rumah harus mengungsi ke rumah saudaranya," sebutnya.

Baca juga: Jalan Tertutup Longsor, Ibu Hamil di Luwu Terpaksa Ditandu untuk Melahirkan

Terkait dengan kejadian itu, pihaknya telah melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat untuk distribusi bantuan kepada korban longsor.

"Kita juga sudah koordinasi dengan Dinas Sosial untuk bantuan kepada korban longsor dan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Ia mengakui longsor yang terjadi di desa tersebut diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

"Karena intensitas curah hujan yang sangat tinggi," sebutnya.

Selain longsor, hujan lebat yang menguyur Desa Tengah-tengah juga mengakibatkan banjir.

"Banjir juga terjadi Tengah-tengah dan berdampak pada di sebagian perkampungan itu," ujarnya.

Terkait cuaca buruk dan tingginya curah hujan di wilayah tersebut, ia mengimbau warga agar tetap waspada.

"Kami mengimbau agar warga lebih waspada dengan cuaca ekstrem dan juga curah hujan yang tinggi saat ini," pintanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com