Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mantan Napi Soemarmo Bakal Maju Pilkada Semarang Lagi, Siap Buktikan Tak Terbukti Korupsi

Kompas.com - 21/05/2024, 08:06 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Mantan narapidana korupsi yang juga mantan Wali Kota Semarang, Soemarmo Hadi Saputro mengaku siap maju Pilkada Kota Semarang dalam pemilihan Wali Kota yang dihelat November 2024.

Soemarmo yang pernah terjerat kasus hukum menyebut, pada kontestasi ini dia berani membuktikan bahwa dirinya tidak terbukti melakukan korupsi sebagimana tertuang dalam putusan Mahkamah Agung (MA).

Diberitakan Kompas.com 26 Juli 2015, Soemarmo pernah menjadi Wali Kota Semarang tahun 2010-2012.

Soemarmo tidak penuh menjalani jabatannya karena pernah tersandung kasus suap RAPBD Kota Semarang yang disidik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat itu, dia dihukum penjara 2,5 tahun, dan selesai menjalani masa pemidanaan pada September 2014.

Baca juga: Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada ke PSI, Sekda Kota Semarang Ungkap Alasannya

 

"Insya Allah. Bismillah (maju Pilkada). Ending-nya di dalam keputusan Mahkamah Agung, amar putusan itu hitam di atas putih, bukan omong-omong dari orang per orang atau saya. Keputusannya dari Mahkamah Agung itu mengatakan, saudara Soemarmo tidak terbukti korupsi," ujar Soemarmo ditemui di Kantor DPC Gerindra Kota Semarang, Senin (20/5/2024).

Bahkan Wakil DPW PKB Jawa Tengah itu menegaskan, dirinya siap menunjukkan surat putusan tersebut di hadapan publik.

"Itu hitam di atas putih loh. Saya suatu saat tak tunjukkan, itu (putusannya) seperti itu," tegasnya.

Kader PKB itu mengaku sudah izin kepada DPW PKB Jateng untuk datang memenuhi undangan ke kantor DPC Gerindra Jateng pada Senin untuk pendalaman bakal calon Wali Kota Semarang.

Pada kesempatan tersebut, kedua pihak juga membicarakan mengenai elektabilitas Soemarmo untuk maju kembali dalam Pilkada Semarang 2024.

"Intinya adalah pendalaman tentang bakal calon Wali Kota Semarang. Yang disampaikan di antaranya bagaimana dengan popularitas Pak Marmo, elektabilitas Pak Marmo, karena saya tidak bisa mengukur diri sendiri," sebut Soemarmo.

Terkait skandal yang menjeratnya di masa lalu, dia meminta masyarakat agar menilainya sendiri.

Kemudian untuk menyambut Pilkada, dia mengaku tidak terburu-buru membentuk tim sukses (timses) sejak sekarang.

"Memang saya sampai sekarang belum bergerak istilahnya membuat panggung. Biarkan temen-temen yang lain pada daftar enggak apa-apa gitu loh, waktunya masih cukup. Saya pernah 2 kali bertarung, ya pasti ada hal-hal yang saya tidak perlu buru-buru lah itu aja," jelasnya.

Kendati belum mendapat restu secara resmi, dia telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak. Tak terkecuali DPC PKB Kota Semarang.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Regional
Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Regional
Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Regional
Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Regional
Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Regional
3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

Regional
Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Regional
Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Regional
Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Regional
Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode 'Long-acting'

Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode "Long-acting"

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Regional
Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Regional
Geruduk Kantor DPRD Ambon, Pedagang Pasar Mardika Minta Setop Pembongkaran Lapak

Geruduk Kantor DPRD Ambon, Pedagang Pasar Mardika Minta Setop Pembongkaran Lapak

Regional
Pemkab Aceh Timur Tiadakan Takbir Keliling Idul Adha

Pemkab Aceh Timur Tiadakan Takbir Keliling Idul Adha

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com