Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebar Hoaks Soal Peredaran Beras Plastik di Media Sosial, Pria di Kalsel Ditangkap

Kompas.com - 21/05/2024, 06:49 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Pria berinisial MH (39) warga Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) harus berhadapan dengan hukum setelah menyebarkan kabar bohong atau hoaks di media sosial miliknya.

MH ditangkap petugas Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kalsel setelah menelusuri kabar hoaks beredarnya beras plastik yang berasal dari China.

Baca juga: [HOAKS] Sandra Dewi dan Harvey Moeis Divonis Hukuman Mati

Direktur Ditreskrimsus Polda Kalsel, Kombes M Gafur Aditya Siregar mengatakan, kabar beredarnya beras plastik dapat membuat masyarakat resah sehingga dilakukan penangkapan terhadap pelaku MH.

"Berita hoaks yang disampaikan yaitu tentang adanya berita 1 juta ton beras plastik beracun dari China, padahal sebenarnya itu tidak ada dan tidak benar,” ujar Gafur kepada wartawan, Senin (20/5/2024).

Aditya mengungkapkan, pelaku MH menyebarkan berita hoaks soal beredarnya plastik melalui akun media sosialnya. Berita itu MH dapatkan dari akun lainnya.

Tanpa mengkroscek kabar tersebut terlebih dahulu, MH langsung menyebarkannya.

Petugas yang mendapat informasi beredarnya berita hoaks yang disebar pelaku akhirnya melakukan penulusuran untuk mencari akun media sosial MH.

Tak butuh waktu lama, MH pun berhasil ditangkap.

"Menurut pengakuan pelaku, dia mendapatkan informasi tidak benar tersebut melalui grup WhatsApp kemudian dilanjutkannya di akun miliknya," ungkap Gafur.

Karena perbuatannya menyebarkan berita hoaks, MH akan dikenakan Pasal Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca juga: Pasal Sebar Hoaks yang Bikin Onar Dihapus, Kontras Harap Bisa Tekan Kriminalisasi Aktivis

"Memang niatnya baik, tapi tidak ada dan tidak benar. Malah menimbulkan penghasutan karena beritanya tidak benar atau hoaks. Kami mengimbau apabila menerima informasi dilakukan cek kembali," pungkasnya.

Kini MH harus mendekam di sel tahanan Dirkrimsus Polda Kalsel dan terancam hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar sesuai bunyi Pasal 45A ayat (2) Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Regional
Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Regional
Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Regional
Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Regional
Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Regional
Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Regional
Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Regional
Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Regional
Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Regional
Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Regional
2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

Regional
6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

Regional
Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com