Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Festival Lampion 23 Mei di Borobudur: Jadwal Pembelian Tiket, Harga, dan Lokasi Penerbangan

Kompas.com - 20/05/2024, 13:06 WIB
Egadia Birru,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

MAGELANG, KOMPAS.com - Festival Lampion menjadi bagian rangkaian perayaan Tri Suci Waisak 2568 BE di Candi Borobudur pada Kamis (23/5/2024).

Masyarakat yang tidak memiliki tiket pelepasan lampion tetap dapat menontonnya.

Juru Bicara PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Ryan Eka Permana Sakti mengatakan, masyarakat bisa menyaksikan penerbangan lampion dengan membeli tiket seharga Rp 50.000 per orang, baik domestik maupun mancanegara.

Baca juga: 32 Biksu Lakukan Thudong dari Thailand ke Indonesia, Pulangnya Juga Jalan Kaki?

Masa pembelian tiket dibuka mulai Senin (20/5/2024) pukul 15.00 WIB sampai kuotanya habis.

Kendati demikian, tidak disebutkan jumlah spesifik tiket yang tersedia.

"Ini merupakan kesempatan yang diberikan bagi masyarakat untuk menyaksikan festival lampion dengan jumlah terbatas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (20/5/2024). 

Baca juga: Mengenal Apa Itu Indonesia Heritage Agency yang Akan Diluncurkan Nadiem Makarim di Yogyakarta


Baca juga: Lakukan Thudong, Apa Perbedaan Biksu, Bhikkhu, dan Bhante?

Harga tiket festival lampion di Borobudur

Sakti menyebutkan, pembatasan jumlah tiket demi menjaga kekhusyukan umat Buddha saat beribadah.

Masyarakat bisa membeli tiket melalui laman ticket.borobudurpark.com.

"Masyarakat yang telah memperoleh tiket diimbau masuk ke area kompleks Candi Borobudur mulai pukul 17.00 WIB," tutup Sakti.

Baca juga: Luncurkan Indonesia Heritage Agency, Nadiem: Jadikan Museum dan Cagar Budaya Tujuan Wisata Edukasi

Ribuan lampion disiapkan dalam perayaan Waisak 2568 BE pada Kamis (23/5/2024).

Lokasi penerbangan lampion di Lapangan Marga Utama, kompleks Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Koordinator Festival Lampion, Fatmawati mengatakan, terdapat 2.568 lampion yang disediakan.

Festival Lampion bakal digelar dalam dua sesi, yakni jam 19.00-21.00 dan 21.30-22.30 WIB.

Baca juga: Penjelasan BKB soal Video Viral Petir Menyambar Candi Borobudur

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

'Crazy Rich' Grobogan Joko Suranto Daftar Bakal Cagub Jateng di PSI

"Crazy Rich" Grobogan Joko Suranto Daftar Bakal Cagub Jateng di PSI

Regional
Soal Dugaan Jual Beli Seragam di SMP Kendal, Ombudsman Jateng Buka Suara

Soal Dugaan Jual Beli Seragam di SMP Kendal, Ombudsman Jateng Buka Suara

Regional
Sakit Hati Dihina Anak Yatim Piatu, Pria di Jambi Bunuh dan Buang Jasad Temannya ke Sungai

Sakit Hati Dihina Anak Yatim Piatu, Pria di Jambi Bunuh dan Buang Jasad Temannya ke Sungai

Regional
Kepala BP2MI Pantau 3 Jalur yang Biasa Jadi Akses Calon PMI ilegal ke Malaysia

Kepala BP2MI Pantau 3 Jalur yang Biasa Jadi Akses Calon PMI ilegal ke Malaysia

Regional
Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Bungo Jambi, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Bungo Jambi, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Regional
Jadi Kurir Sabu, ASN di Riau Ditangkap dengan Selingkuhannya

Jadi Kurir Sabu, ASN di Riau Ditangkap dengan Selingkuhannya

Regional
4 Bulan Bergulir, Kematian Nasifa di Batanghari Jambi Tak Kunjung Terungkap

4 Bulan Bergulir, Kematian Nasifa di Batanghari Jambi Tak Kunjung Terungkap

Regional
825 Anak di Semarang Stunting, Wali Kota Minta Inovasi Berkelanjutan Tekan Kasus

825 Anak di Semarang Stunting, Wali Kota Minta Inovasi Berkelanjutan Tekan Kasus

Regional
Rumah Pelaku Pembunuh Wanita di Wonogiri Dibakar Warga, Penuh Coretan 'The Legend Of Biadab'

Rumah Pelaku Pembunuh Wanita di Wonogiri Dibakar Warga, Penuh Coretan "The Legend Of Biadab"

Regional
Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Regional
Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Regional
Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Regional
2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

Regional
Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Regional
Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com