Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Rumah Terbakar di Bantaran Rel Solo, BI Ganti Sebagian Uang yang Hangus

Kompas.com - 20/05/2024, 12:31 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) menukar sisa uang yang terbakar saat kebakaran rumah di Kawasan Bantaran Rel Kereta Overpass Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng).

Uang tabungan berjualan angkringan yang diperkirakan berjumlah sekitar Rp 25 juta yang sebelumnya diberitakan hanya Rp 5 juta, milik Hasanudin (63) dan Muhammad Apriyanto, anaknya itu sebagian terbakar pada Sabtu (18/5/2024) malam.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

"Pas kebakaran uang di kotak ada Rp 5 juta cuma waktu mau ambil saya gak sempat, dan ternyata di lemari ada Rp 10 juta, dan di kardus juga ada 10 juta," kata Hasanudin, pada Senin (20/5/2024).

Nahas, hanya sebagian uang yang mampu diselamatkan oleh Tim Pemadam Kebakaran. Uang ditemukan dalam keadaan terbakar dengan kerusakan 2 per 3.

"Uangnya itu buat mutar modal jualan angkringan. Saya dan anak saya, kira-kira nabung sekitar 5 tahun," ujarnya.

Respons Bank Indonesia

Menanggapi itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat mengatakan, bank sentral akan mengganti uang yang rusak selama memenuhi syarat.

Dengan syarat salah satunya, ukuran uang rusak minimum dua per tiga dari ukuran penuh. Serta, apabila uang telah terpisah harus dirangkai menjadi satu.

Dari hasil identifikasi BI, didapatkan bahwa uang terbakar yang dapat dilakukan penggantian sebesar Rp 2.911.000.

Lalu, uang terbakar tidak dapat dilakukan penggantian karena tidak dapat teridentifikasi, yakni sudah menjadi abu dalam potongan kecil-kecil.

"Alhamdulillah kita bisa mengidentifikasi dan bisa diganti lagi. Dan sisanya tidak bisa karena tidak memenuhi standar minimum identifikasi," kata Dwiyanto Cahyo Sumirat, setelah penukaran.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta Api Solo, 25 Warga Mengungsi

Antisipasi kejadian serupa, Kepala Kantor Perwakilan BI ini meminta masyarakat Solo Raya untuk menyimpan dana tabungannya di lembaga keuangan formal seperti Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat.

"Agar dana simpanan terjaga keamanannya, tidak rusak, dan dijamin oleh pemerintah. Di era digital saat ini, masyarakat yg memiliki tabungan di perbankan dapat dengan mudah bertransaksi secara non tunai, terutama transaksi melalui e-commerce dan sejenisnya," jelasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

'Crazy Rich' Grobogan Joko Suranto Daftar Bakal Cagub Jateng di PSI

"Crazy Rich" Grobogan Joko Suranto Daftar Bakal Cagub Jateng di PSI

Regional
Soal Dugaan Jual Beli Seragam di SMP Kendal, Ombudsman Jateng Buka Suara

Soal Dugaan Jual Beli Seragam di SMP Kendal, Ombudsman Jateng Buka Suara

Regional
Sakit Hati Dihina Anak Yatim Piatu, Pria di Jambi Bunuh dan Buang Jasad Temannya ke Sungai

Sakit Hati Dihina Anak Yatim Piatu, Pria di Jambi Bunuh dan Buang Jasad Temannya ke Sungai

Regional
Kepala BP2MI Pantau 3 Jalur yang Biasa Jadi Akses Calon PMI ilegal ke Malaysia

Kepala BP2MI Pantau 3 Jalur yang Biasa Jadi Akses Calon PMI ilegal ke Malaysia

Regional
Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Bungo Jambi, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Bungo Jambi, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

Regional
Jadi Kurir Sabu, ASN di Riau Ditangkap dengan Selingkuhannya

Jadi Kurir Sabu, ASN di Riau Ditangkap dengan Selingkuhannya

Regional
4 Bulan Bergulir, Kematian Nasifa di Batanghari Jambi Tak Kunjung Terungkap

4 Bulan Bergulir, Kematian Nasifa di Batanghari Jambi Tak Kunjung Terungkap

Regional
825 Anak di Semarang Stunting, Wali Kota Minta Inovasi Berkelanjutan Tekan Kasus

825 Anak di Semarang Stunting, Wali Kota Minta Inovasi Berkelanjutan Tekan Kasus

Regional
Rumah Pelaku Pembunuh Wanita di Wonogiri Dibakar Warga, Penuh Coretan 'The Legend Of Biadab'

Rumah Pelaku Pembunuh Wanita di Wonogiri Dibakar Warga, Penuh Coretan "The Legend Of Biadab"

Regional
Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Regional
Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Regional
Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Regional
2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

Regional
Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Regional
Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com