Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buruh Bangunan di Ambon Dibacok OTK Saat Mencari Sang Anak

Kompas.com - 20/05/2024, 05:36 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com- Muhamad Amin Notanubun (51), seorang buruh bangunan di Kota Ambon, Maluku terluka parah setelah dibacok oleh orang tidak dikenal.

Insiden pembacokan terjadi saat korban bersama dua anaknya sedang berteduh di sebuah pangkalan ojek di kawasan Wara, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon pada Sabtu (18/4/2024).

Baca juga: 7 Orang Alami Pembacokan di Cicalengka, Pelaku Diduga Gerombolan Bermotor

Akibat pembacokan itu korban menderita sejumlah luka di bagian kepala, dan sekujur tubuhnya. Salah satu jari tangan korban juga lepas.

Kepala Seksi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janate Luhukay mengatakan insiden pembacokan berawal saat korban yang baru saja pulang kerja diminta istrinya pergi mencari salah satu anak mereka yang seharian tak pulang ke rumah.

Saat itu korban langsung mengajak dua anaknya yang lain untuk melakukan pencarian.

Baca juga: Sempat Buron, Pelaku Pembacokan Operator Karaoke di Semarang Menyerahkan Diri 

Sambil berboncengan, korban bersama kedua anaknya langsung menuju rumah teman-teman sekolah sang anak yang berada di kawasan Warasia. 

"Korban bersama dua anaknya keluar dari rumah untuk mencari anak dengan motor sekira Pukul 21.00 WIT, kata Janete kepada Kompas.com, Sabtu (18/5/2024).

Namun setelah hampir dua jam mencari sang anak di rumah teman-temannya, korban tidak juga menemukan anaknya tersebut.

Menurut Janete selepas dari Warasia, korban bersama dua anaknya langsung bergegas ke kawasan Kebun Cengkeh untuk melanjutkan pencarian.

Namun dalam perjalanan, hujan tiba-tiba turun.

"Saat dalam perjalanan dari Warasia menuju Kebun Cengkeh tiba-tiba hujan turun sehingga korban bersama dua anaknya memilih berteduh di pangkalan Ojek Wara," ungkapnya.

Janete mengungkapkan saat korban dan dua anaknya sedang berteduh, dua orang pria tak dikenal tiba-tiba datang menghampiri mereka di pangkalan ojek tersebut.

"Salah satu pelaku yang dibonceng turun dari motor dan langsung menyerang korban dengan parang," ujarnya.

Baca juga: 7 Pengguna Jalan di Cicalengka Jadi Korban Pembacokan OTK

Melihat ayahnya diserang membabi buta, salah satu anak korban langsung berlari meminta pertolongan ke warga.

Sementara kedua pelaku langsung melarikan diri seusai menyerang korban menuju arah Kebun Cengkeh.

Halaman:


Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com