Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Kompas.com - 18/05/2024, 21:36 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan kegiatan study tour tidak perlu dilarang.

"Ndak masalah, bus saja harus diperketat. Stady tour jangan dihilangkan," kata Gibran saat di Pura Mangkunegaran Solo, pada Sabtu (18/5/2024).

Wakil Presiden Terpilih ini, menjelaskan jika kegiatan siswa -iswa sekolah ini perlu ditingkatkan pengawasannya. Mulai, dari segi pelaksanaan dan pengetatan armada bus yang digunakan selama study tour.

Baca juga: Sejumlah Pemda Larang Study Tour, Pelaku Wisata di Magelang: Keputusan Aneh dan Reaksioner

"Menurut saya, (perlu) pengentatat di armada transportasi," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Disdik Kota Solo, Dian Rineta mengatakan pelaksanaan study tour tidak wajib diikuti siswa. 

"Pelaksanaan kegiatannya sendiri secara prinsip tidak wajib. Study tour itu sebenarnya dilakukan selama tiga tahun anak sekolah jadi SMP itu hanya satu kali. Sifatnya tidak wajib," kata Dian Rineta.

Dikatakan Dian, jika sekolah ingin melaksanakan study tour wajib memiliki izin tur yang dikeluarkan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita).

Ini sebagai langkah antisipasi hal tidak diinginkan seperti kecelakaan rombongan siswa study tour di Subang, Jawa Barat

Lanjutnya, juga harus menggunakan kendaraan atau armada yang laik jalan yang dikeluarkan Dinas Perhubungan (Dishub) dan keluaran tahun 2022 ke atas. 

"Study tour wajib melakukan dengan tour yang memiliki izin tour yang dikeluarkan Asita. Mobil yang dipergunakan harus dalam kondisi baik dan muda, misalnya tahun 2022. Ada kelayakan yang dikeluarkan Dishub dan kepolisian bahwa kendaraan tersebut layak jalan," paparnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com