Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BEM Sebut UKT Unsoed Naik hingga 500 Persen, Pihak Kampus Buka Suara

Kompas.com - 17/05/2024, 17:37 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pihak Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng), angkat bicara terkait kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) yang disebut mencapai 500 persen.

Kenaikan sebesar 500 persen itu disampaikan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed Maulana Ihsanul Huda saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi X DPR RI, Kamis (16/5/2024).

Baca juga: Temui DPR, BEM SI Ungkap UKT Unsoed Naik hingga 500 Persen

Juru Bicara Unsoed Dr Mite Setiansah mengatakan, sehari menjelang penutupan, sebanyak 2.375 calon mahasiswa jalur prestasi (SNBP) telah melakukan proses registrasi online.

"Mereka yang registrasi sudah 96,3 persen. Sedangkan yang sudah melakukan pembayaran sebanyak 2.226 orang atau 90,34 persen. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu," kata Mite melalui keterangan tertulis, Jumat (17/5/2024).

Dari angka tersebut, kata Mite, hampir 70 persen mendapatkan UKT rendah, yaitu pada level 1, 2, dan 3. Hal ini terjadi karena mekanisme penentuan UKT berdasarkan pendapatan perkapita yang mencerminkan kemampuan calon mahasiswa.

"Level 1 itu Rp 500.000, level 2 Rp 1 juta dan level 3 Rp 2,5 juta atau lebih per semester. Mereka yang mendapatkan level 1, 2 dan KIPK mencapai 31 persen. Level 3 mencapai 62,2 persen," ujar Mite.

Sedangkan yang mendapatkan level tertinggi atau level 8 hanya tiga orang atau 0,18 persen.

"Jadi, tak benar kalau dinarasikan bahwa peraturan yang baru akan menghalangi orang tak mampu untuk kuliah di Unsoed," tandas Mite.

Adapun 89 calon mahasiswa yang sampai hari ini belum registrasi, lanjut Mite, bukan karena alasan biaya.

"Ada 14 calon mahasiswa yang belum registrasi itu adalah pemegang KIPK. Mereka bisa kuliah gratis. Ada juga yang tidak registrasi karena tidak direstui ayahnya, karena ternyata sebelumnya memilih prodi tanpa membicarakannya dengan ortu," jelas Mite.

Mite mengatakan, seluruh calon mahasiswa Fakultas Kedokteran yang UKT-nya paling mahal telah registrasi online.

"Jadi memang ada angka-angka menarik. Di fakultas kedokteran yang UKT-nya paling mahal, semua mahasiswa sudah melakukan registrasi online," kata Mite.

Mite juga membeberkan biaya UKT di Fakultas Peternakan.

"Di Fakultas Peternakan yang dinarasikan oleh BEM mengalami kenaikan UKT berlipat-lipat, faktanya 69,2 persen atau 45 calon mahasiwa ada di level 3, yang mendapatkan UKT Rp 2,5 juta. Level 5 hanya 1,5 persen," ungkap Mite.

Menurut Mite, pada penerimaan jalur SNBP ini di Fakultas Peternakan tidak ada yang mendapatkan UKT level 6, 7 atau 8.

Baca juga: Sempat Dihentikan akibat Protes Kenaikan, Registrasi Mahasiswa Baru Unsoed Kembali Dibuka

Diberitakan sebelumnya, BEM Unsoed bersama BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) menghadiri RDPU bersama Komisi X DPR RI, Kamis (16/5/2024).

Dalam RDPU, Presiden BEM Unsoed Maulana Ihsanul Huda menyampaikan, kenaikan UKT di Unsoed sangat tinggi hingga mencapai 300 sampai 500 persen.

Ihsan kemudian mencontohkan kenaikan biaya UKT yang sangat tinggi di fakultasnya yakni Fakultas Peternakan. Kata Ihsan, awalnya biaya UKT di fakultasnya hanya Rp 2,5 juta, namun sekarang naik menjadi Rp 14 juta.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pegawai Pengisi ATM Simpan Kunci Cadangan untuk Gasak Uang Rp 1 M

Pegawai Pengisi ATM Simpan Kunci Cadangan untuk Gasak Uang Rp 1 M

Regional
Kakek Pencari Udang Ditemukan Tewas di Pohon Bakau

Kakek Pencari Udang Ditemukan Tewas di Pohon Bakau

Regional
Mau Hilangkan Balap Liar, Polisi di Lampung Gelar 'Drag Race'

Mau Hilangkan Balap Liar, Polisi di Lampung Gelar "Drag Race"

Regional
ASDP Bakauheni Fasilitasi Pengurus Penyeberangan yang Protes Sterilisasi Pelabuhan

ASDP Bakauheni Fasilitasi Pengurus Penyeberangan yang Protes Sterilisasi Pelabuhan

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Regional
Demi Judi Online dan Foya-foya, Petugas Pengisi ATM di Batam Curi Uang Rp 1,1 Miliar

Demi Judi Online dan Foya-foya, Petugas Pengisi ATM di Batam Curi Uang Rp 1,1 Miliar

Regional
Polisi Ralat Identitas Wanita yang Tewas Tak Wajar di Grobogan

Polisi Ralat Identitas Wanita yang Tewas Tak Wajar di Grobogan

Regional
Sempat Cekcok dengan 2 Pria, Perempuan di Grobogan Ditemukan Tewas Mulut Terlakban

Sempat Cekcok dengan 2 Pria, Perempuan di Grobogan Ditemukan Tewas Mulut Terlakban

Regional
Pemotor Korban Tanah Ambles di Jembatan Monano Belum Ditemukan

Pemotor Korban Tanah Ambles di Jembatan Monano Belum Ditemukan

Regional
Bayi yang Baru Lahir Dibuang di Dalam Ember, Pelakunya Remaja 17 Tahun

Bayi yang Baru Lahir Dibuang di Dalam Ember, Pelakunya Remaja 17 Tahun

Regional
Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Sujud Syukur

Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Sujud Syukur

Regional
Ditemukan Botol Obat, Mahasiswa Asal Papua Meninggal di Kamar Kos Bantul Sempat Depresi

Ditemukan Botol Obat, Mahasiswa Asal Papua Meninggal di Kamar Kos Bantul Sempat Depresi

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com