Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PPDB Jateng: Ada Kuota 2 Persen untuk Anak Putus Sekolah, Batas Usia Maksimal 21 Tahun

Kompas.com - 17/05/2024, 15:03 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) Jawa Tengah (Jateng) menyediakan kuota sebanyak 2 persen bagi anak tidak sekolah atau anak putus sekolah (ATS) yang ingin kembali mengenyam bangku pendidikan formal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah (Jateng), Uswatun Hasanah mengatakan, batas usia maksimal ATS yang ingin mendaftar PPDB SMA/SMK negeri di Jatteng yakni 21 tahun.

Baca juga: Tugas Bey untuk Pj Bupati Cirebon: Daerah Percontohan PPDB Terbaik

"Ya kita masih alokasikan untuk ATS, 2 persen di dalam kuota afirmasi. Kira-kira sekitar 2.500 an (peserta didik). Untuk PPDB ini sampai 21 tahun. Kalau sudah di atas 21 nanti kita arahkan ke sarana paket C. Tapi kalau masih range-nya itu  kita dorong ke sekolah formal khusus anak ATS tadi," ujar Uswatun saat ditemui di kantornya, Jumat (17/5/2024).

Hal ini menjadi penting mengingat tahun sebelumnya, masih ada lebih dari 6.000 anak usia 15-18 yang tergolong jenjang SMA/SMK tidak sekolah atau putus sekolah.

"Tahun kemarin hampir separuh (dari total kuota) yang bisa kita cover, terisi. Nanti coba kita maksimalkan," lanjutnya.

Pihaknya menilai ada banyak alasan bagi anak-anak di Jateng mengalami putus sekolah. Mulai dari kebiasaan yang mengakar dan sudah nyaman bekerja sejak usia anak.

Kendati demikian, Sekretaris Disdikbud Jateng, Syamsudin sangat memngapresiasi bagi ATS yang mau kembali bersekolah.

"ATS ini (disebabkan) banyak hal. Alhamdulillah bagi yang mau bersekolah. Tapi beberapa kemarin sempat, kenapa kok anak tersebut enggak mau? ya macam-macam ya mungkin karena budaya, sudah nyaman dengan bekerja?" ungkapnya.

Sebagian anak-anak yang terlanjur putus sekolah juga beranggapan tidak bisa belajar seperti anak-anak yang mengikuti pendidikan formal tanpa terputus. Namun Disdikbud Jateng akan tetap mendorong mereka bersekolah.

"Kemudian mungkin memang melihatnya kurang maksimal, efektif, kita dorong untuk dia tetap kembali lagi ke sekolah," tegas Syamsudin.

Untuk diketahui PPDB Jateng akan membuka verifikasi akun mulai Juni mendatang. Saat ini Disdikdub masih menggodok juknis dan alur waktu PPDB sebelum diumumkan kepada publik.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Bagikan Paket Sembako untuk Warga di Tambaklorok, Semarang

Presiden Jokowi Bagikan Paket Sembako untuk Warga di Tambaklorok, Semarang

Regional
Lahan di Gunung Rinjani Terbakar

Lahan di Gunung Rinjani Terbakar

Regional
Berontak Saat Hendak Disembelih, Sapi Kurban Lepas dan Terjebak di Selokan

Berontak Saat Hendak Disembelih, Sapi Kurban Lepas dan Terjebak di Selokan

Regional
Menteri Basuki soal Upacara 17 Agustus 2024 di IKN: Prasarana Siap

Menteri Basuki soal Upacara 17 Agustus 2024 di IKN: Prasarana Siap

Regional
Tinjau Tanggul di Tambaklorok Semarang, Jokowi: Bisa Menahan Rob Minimal 30 Tahun

Tinjau Tanggul di Tambaklorok Semarang, Jokowi: Bisa Menahan Rob Minimal 30 Tahun

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tikam Temannya di Kupang Saat Nobar Euro

Polisi Tangkap Pria yang Tikam Temannya di Kupang Saat Nobar Euro

Regional
Aparat Sita Amunisi dan Drone Saat Duduki Markas KKB Undinus Kogoya di Paniai

Aparat Sita Amunisi dan Drone Saat Duduki Markas KKB Undinus Kogoya di Paniai

Regional
Survei SMRC : Elektebilitas Hanindhito Pramana Capai 76,7 Persen, Disusul Deny Widyanarko dengan 11 Persen

Survei SMRC : Elektebilitas Hanindhito Pramana Capai 76,7 Persen, Disusul Deny Widyanarko dengan 11 Persen

Regional
Sempat Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara Maumere Kembali Dibuka Hari Ini

Sempat Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara Maumere Kembali Dibuka Hari Ini

Regional
Hendak Dikurbankan, Seekor Sapi Malah Berlarian di Jalan Raya Semarang

Hendak Dikurbankan, Seekor Sapi Malah Berlarian di Jalan Raya Semarang

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 600 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 600 Meter

Regional
Melihat Sapi Jumbo yang Dikurbankan Jokowi di Semarang, Ternyata dari Daerah Ini

Melihat Sapi Jumbo yang Dikurbankan Jokowi di Semarang, Ternyata dari Daerah Ini

Regional
Gibran Sumbang Hewan Kurban ke Sejumlah Partai Poltik

Gibran Sumbang Hewan Kurban ke Sejumlah Partai Poltik

Regional
Aparat Gabungan Kuasai Markas KKB Pimpinan Undius Kogoya

Aparat Gabungan Kuasai Markas KKB Pimpinan Undius Kogoya

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com