Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Curi Onderdil Mobil, Pria di Kupang Dihakimi Warga

Kompas.com - 16/05/2024, 06:28 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial SK di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi bulan-bulan warga RT 18/RW 06, Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Selasa (14/5/2024) malam.

Dia dihakimi warga karena mencuri sejumlah peralatan mobil milik Frans Oematan, warga Kelurahan Alak.

Baca juga: Karyawan SPBU di Deli Serdang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Dipaksa Mengaku Mencuri

Beruntung dia diselamatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Alak, Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Syahril Harahap dan langsung diamankan di Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Alak.

"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 20.00 Wita dan dilaporkan oleh korban Frans Oematan sebagai korban pemilik mobil, pada Senin (14/5/2024) sekitar pukul 22.46 Wita," kata Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota Komisaris Besar Polisi Aldinan Manurung, kepada Kompas.com, Rabu (15/5/2024).

Laporan polisi itu, lanjut Aldinan, adalah bernomor: LP / B / 73 / V / 2024 / Polsek Alak.

Aldinan menuturkan, aksi pencurian itu bermula ketika Frans Oematan sebagai pemilik mobil sedang mengikuti ibadah Rosario (Ibadah umat Katolik) di rumah tetangganya.

Melihat rumah sepi, pelaku SK bersama seorang temannya berinisial YU yang kabur usai kejadian, mendekat ke arah mobil.

Keduanya lalu mengambil aki mobil ukuran 50 ampere, dua velg mobil dan satu set perseneling mobil jenis Colt Diesel.

Aksi keduanya tepergok warga setempat. Salah satu pelaki, YU, langsung melarikan diri, sedangkan SK ditangkap saat hendak kabur dengan sepeda motornya.

"Pelaku SK sempat dihakimi warga sekitar. Beruntung Bhabinkamtibmas datang cepat dan melerai," kata dia.

Tak lama kemudian, Frans Oematan yang mendengar keributan di dekat rumahnya, lalu mendekat. Dia melihat peralatan mobilnya sedang dipegang pelaku SK.

Baca juga: Pencurian Saat Syukuran di Bandung, Pelaku Beraksi Saat Pura-pura ke Toilet

Frans lalu bersama beberapa warga mendatangi Markas Polsek Alak dan melaporkan kejadian itu.

"Pelaku saat ini sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Sedangkan satu pelaku lainnya yang melarikan diri, masih dikejar anggota kita," kata Aldinan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengenal Gunung Sindoro yang Letusannya Pernah Hilangkan Sebuah Kota

Mengenal Gunung Sindoro yang Letusannya Pernah Hilangkan Sebuah Kota

Regional
Komedi Putar Roboh di Lampung, Baut Tiang Penyangga Ternyata Sudah Berkarat

Komedi Putar Roboh di Lampung, Baut Tiang Penyangga Ternyata Sudah Berkarat

Regional
Kasus Karyawan Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinannya, Jasad Korban Digantung agar Dikira Bunuh Diri

Kasus Karyawan Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinannya, Jasad Korban Digantung agar Dikira Bunuh Diri

Regional
Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Regional
Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Regional
Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus 'Study Tour' di Subang

Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus "Study Tour" di Subang

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Regional
Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Regional
Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Regional
Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Regional
Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Regional
Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Regional
Mengintip 'Solo Investment And Public Service Expo 2024', Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Mengintip "Solo Investment And Public Service Expo 2024", Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Regional
Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Regional
Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com