Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Petani Kopi di Musi Rawas Dibunuh Perampok, Pelaku Jalan Kaki 2 Jam untuk Curi Motor Korban

Kompas.com - 15/05/2024, 18:33 WIB
Aji YK Putra,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

MUSI RAWAS, KOMPAS.com- Aksi perampokan yang menewaskan petani kopi di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan akhirnya terbongkar setelah polisi menangkap seorang pemuda bernama Daru Salam (18).

Daru adalah aktor utama dalam aksi perampokan terhadap korban Fathkhur Rozi (36).

Bahkan, ia berjalan kaki selama dua jam bersama S (DPO) untuk menuju ke rumah korban yang berada di Dusun II Desa Karang Panggung, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, pada Selasa (14/5/2024).

Baca juga: Pencuri yang Tewaskan Petani Kopi di Musi Rawas Masih Berusia 18 Tahun

Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi mengatakan, sebelum aksinya kepergok oleh korban, Daru telah lebih dulu masuk ke rumah lantai melalui ventilasi udara dengan menggunakan bambu.

Saat itu, dalam rumah ada ibu dan anak korban Fatkhur yang sedang terlelap tidur. Mereka tidak menyadari keberadaan pelaku mengendap melalui ventilasi udara.

"Tersangka Daru dan S ini berjalan kaki selama dua jam menuju TKP karena memang niatnya hendak mengambil sepeda motor korban di dalam rumah. Namun, saat itu ia tidak menemukan kunci sepeda motor yang dicari," kata Andi saat melakukan gelar perkara, Rabu (15/5/2024).

Lantaran tidak mendapatkan kunci motor, Daru pun menuju kamar depan dan membongkar lemari untuk mencari barang berharga lainnya.

Baca juga: Pergoki Pencuri Masuk Rumah, Petani Kopi di Musi Rawas Tewas Ditusuk

Namun, saat itu ia hanya mendapati uang Rp 100.000. Ketika akan mengambil uang, Fatkhur yang baru saja pulang memergoki tersangka Daru.

"Korban memegang tangan korban yang lagi membuka lemari, karena panik dia langsung mengeluarkan pisau dan menusuk korban," ujar Andi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Pemeran Pria Dalam Video Mesum di Ambon yang Viral Ditahan Polisi

Regional
Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Ratusan Warga di Bangka Belitung Terjerat Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Regional
Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Exit Tol Soroja, Polisi: Pengendara Mitsubishi Colt Hilang Kendali

Regional
Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Jembatan Wariori Nyaris Ambruk, Sopir Mobil Trans Papua Barat Mengeluh

Regional
3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Korban Hilang

Regional
Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Bayi Meninggal di Sukabumi Setelah Imunisasi Tak Jadi Diotopsi

Regional
Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Puluhan Santri Terjebak 20 Menit di Dalam Lift Empire Palace Surabaya

Regional
Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Petugas Pengisi ATM Curi Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online dan Beli Motor

Regional
Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Regional
Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Regional
Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Regional
Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Regional
Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Regional
Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com