Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pencuri yang Tewaskan Petani Kopi di Musi Rawas Masih Berusia 18 Tahun

Kompas.com - 15/05/2024, 18:04 WIB
Aji YK Putra,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

MUSI RAWAS, KOMPAS.com - Pelaku perampokan yang menewaskan seorang petani kopi di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan bernama Fatkhur Rozi (36) akhirnya tertangkap.

Pelaku diketahui adalah seorang remaja yang masih berusia 18 tahun bernama Daru Salam.

Ia tertangkap ketika sedang bersembunyi di rumah neneknya yang berada di Dusun III, Desa Taba Gindo, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas pada Selasa (14/5/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

Sementara, satu orang rekannyam berinisial S kini masih dalam pengejaran petugas dan ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kepala Polres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi menyebut, Daru menusuk korban lantaran panik akibat aksi pencurian yang ia lakukan dipergoki oleh petani kopi tersebut.

Ia pun lalu mengeluarkan pisau dan menusuk Fatkhur di bagian perut dan menewaskannya.  

Baca juga: Pergoki Pencuri Masuk Rumah, Petani Kopi di Musi Rawas Tewas Ditusuk

"Tersangka niatnya ingin mencari kunci motor, namun karena tidak ketemu kuncinya pelaku mengobrak-abrik isi rumah dan mengambil uang Rp 100.000 di dalam lemari."

"Tetapi saat itu tersangka tepergok oleh korban yang naik ke lantai dua rumah," kata Andi saat melakukan gelar perkara, Rabu (15/5/2024).

Andi menjelaskan, rekan S berperan untuk mengawasi bagian luar rumah. Mengetahui aksi Daru gagal, pelaku lari meninggalkan Daru.

Sementara, Daru kabur melompat dari jendela rumah korban. "Tersangka Daru ini sempat dikejar warga, ia kemudian menghilang setelah masuk ke kebun kopi," kata Kapolres.

Polisi yang mendapatkan laporan itu lalu melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Petugas mendapati beberapa barang bukti dan langsung memburu kedua tersangka.

Petugas kemudian mendapatkan informasi bahwa Daru berada di dusun neneknya. Ia lalu ditangkap polisi tanpa ada perlawanan.

"Barang bukti pisau yang digunakan sudah disita. Kemudian uang Rp 100.000 yang diambil dari rumah korban tinggal Rp 38.000 karena dibelikan kopi dan rokok oleh pelaku,"ungkap Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan, serta Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman penjara selama 20 tahun.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Menyoroti Lautan Sampah di Sungai Citarum | Kisah Calon Paskibraka Gagal Seleksi

[POPULER NUSANTARA] Menyoroti Lautan Sampah di Sungai Citarum | Kisah Calon Paskibraka Gagal Seleksi

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Usai Dicabuli Pacarnya, Bocah SD di Banggai Dijual ke Sejumlah Pria

Usai Dicabuli Pacarnya, Bocah SD di Banggai Dijual ke Sejumlah Pria

Regional
PKB Klaim Sepakat Koalisi dengan Gerindra di Pilkada Demak

PKB Klaim Sepakat Koalisi dengan Gerindra di Pilkada Demak

Regional
Menara Syahbandar Sleko, Pengawas Jalur Perdagangan di Kota Semarang

Menara Syahbandar Sleko, Pengawas Jalur Perdagangan di Kota Semarang

Regional
Polda Jambi Tangkap Tersangka Pemalsu Dokumen Ko Apex di Tangerang

Polda Jambi Tangkap Tersangka Pemalsu Dokumen Ko Apex di Tangerang

Regional
Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Terkena 'Baby Blues Syndrome', Ini Kata Psikolog Forensik

Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Terkena "Baby Blues Syndrome", Ini Kata Psikolog Forensik

Regional
4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

Regional
Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Regional
Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Regional
1.165 Calon Siswa Hubungi 'Call Center' PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

1.165 Calon Siswa Hubungi "Call Center" PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

Regional
6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

Regional
PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

Regional
Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Regional
Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com