Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gunung Ibu di Maluku Utara Meletus, Tinggi Kolom Abu 5.000 Meter

Kompas.com - 15/05/2024, 15:21 WIB
Pythag Kurniati

Editor

MALUKU UTARA, KOMPAS.com- Gunung Ibu di Maluku Utara meletus, Rabu (15/5/2024).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkap bahwa letusan terjadi sekitar pukul 13.54 WIT.

Baca juga: Lontaran Pijar Gunung Ibu Capai 1.000 Meter di Bawah Bibir Kawah

Adapun ketinggan kolom abu mencapai 5.000 meter dari puncak gunung dan mengarah ke barat.

"Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sementara lebih kurang 4 menit 43 detik," tutur Kepala PVMBG Hendra Gunawan dalam keterangan resminya, Rabu (15/5/2024), seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Gunung Ibu Meletus 2 Kali Kamis Petang, Status Siaga

Gemuruh

Selain lontaran abu vulkanis, erupsi juga disertai suara gemuruh dan dentuman yang terdengar hingga ke pos pengamatan Gunung Ibu.

PVMBG meminta penduduk di sekitar GUnung Ibu tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dan perluasan sektoral berjarak lima kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif.

Untuk diketahui Gunung Ibu saat ini berstatus Siaga atau Level III sejak 8 Mei 2024.

Baca juga: Gunung Ibu di Halmahera Meletus

Aktivitas vulkanis Gunung Ibu mengalami peningkatan. Pada 11 Mei 2024 Gunung Ibu sempat mengalami letusan dengan melontarkan lava pijar sekitar satu kilometer.

Saat itu ketinggian kolom abu vulkanis setinggi 4.000 meter.

Pada 13 Mei 2024, kembali terjadi letusan dengan kolom abu 5.000 meter.

Sumber: Antara


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Regional
Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Regional
Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Regional
Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Regional
Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Regional
Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Regional
Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Regional
Rambutan Parakan Terima Sertifikat Indikasi Geografis Pertama

Rambutan Parakan Terima Sertifikat Indikasi Geografis Pertama

Regional
Air Minum Dalam Kemasan Menjamur di Sumbar, Warga Wajib Waspada

Air Minum Dalam Kemasan Menjamur di Sumbar, Warga Wajib Waspada

Regional
Bersama Mendagri dan Menteri ATR/BPN, Walkot Makassar Diskusikan Kebijakan Pemda soal Isu Air di WWF 2024

Bersama Mendagri dan Menteri ATR/BPN, Walkot Makassar Diskusikan Kebijakan Pemda soal Isu Air di WWF 2024

Regional
Ditahan 3 Hari, Dokter yang Cabuli Istri Pasien di Palembang Kena DBD

Ditahan 3 Hari, Dokter yang Cabuli Istri Pasien di Palembang Kena DBD

Regional
Pegi Disebut Otak Pembunuhan Vina Cirebon, Polisi: Ini Masih Pendalaman

Pegi Disebut Otak Pembunuhan Vina Cirebon, Polisi: Ini Masih Pendalaman

Regional
Tabrak Tiang Lampu, Pembonceng Sepeda Motor Asal Semarang Tewas di TKP

Tabrak Tiang Lampu, Pembonceng Sepeda Motor Asal Semarang Tewas di TKP

Regional
Tembok Penahan Kapela di Ende Ambruk, 2 Pekerja Tewas

Tembok Penahan Kapela di Ende Ambruk, 2 Pekerja Tewas

Regional
Kekecewaan Pedagang di Pasar Apung 3 Mardika, Sudah Bayar Rp 30 Juta tapi Dibongkar

Kekecewaan Pedagang di Pasar Apung 3 Mardika, Sudah Bayar Rp 30 Juta tapi Dibongkar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com