Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria di Merauke Menyaru Brimob Lakukan Penipuan dan Tindak Asusila

Kompas.com - 14/05/2024, 15:17 WIB
Fuci Manupapami,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

MERAUKE, KOMPAS.com-  Anggota Brimob Batalyon D Pelopor Polda Papua menangkap seorang pemuda di Merauke, Papua Selatan berinisial Ariel alias SLB (20).

Ariel menyamar menjadi anggota Brimob dan diduga melakukan aksi penipuan, pengancaman, juga tindak asusila pada perempuan.

Baca juga: Mobil Brimob Dicuri di Bandara Sentani, Pelaku Ditangkap Usai Ban Mobil Ditembak

Komandan Batalyon D Pelopor Brimob Merauke, Kompol Suparmin, mengungkapkan bahwa Aril menyaru sebagai anggota Brimob dengan berseragam lengkap.

Tersangka membeli seragam secara daring dan memiliki kartu anggota palsu.

"Yang bersangkutan mengaku sebagai anggota Brimob dan melakukan hal-hal yang tidak terpuji, di antaranya melakukan penipuan, pengancaman, dan perlakuan tidak bagus terhadap perempuan," ucap Kompol Suparmin di Markas Brimob Merauke, Selasa (14/5/2024).

Baca juga: KSAD Maruli Simanjuntak Memimpin Penanaman 1.000 Pohon Mangrove di Merauke

Kepada sejumlah perempuan yang menjadi korbannya, Ariel mengaku berpangkat Bripda.

"Yang bersangkutan merupakan warga kampung Bupul 13, distrik Elikobel Merauke dan mengaku lulusan tahun 2023 dengan pangkat Bripda kepada para wanita yang menjadi korban," kata dia.

Ariel juga mengaku telah dimutasi dari Jayapura ke Merauke atau tepatnya di Muting.

"Padahal kita tahu bersama bahwa tidak ada Brimob di Muting, yang ada hanya di Kota Merauke," jelas Kompol Suparmin.

Kasus ini terkuak atas laporan salah satu perempuan ke Brimob Batalyon D Merauke.

"Wanita ini (korban) mengaku dipacari, melakukan hubungan intim dan SLB mengambil video yang digunakan untuk mengintimidasi, dan itu baru satu orang korban yang melapor" terangnya 

Suparmin berharap agar masyarakat yang pernah menjadi korban penipuan Ariel atau SLB segera melapor ke Polres Merauke. Kasus ini ditangani oleh pihak kepolisian di Merauke.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com