Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Korban Banjir Rob Demak, Bupati: Kita Bantu untuk Relokasi

Kompas.com - 14/05/2024, 15:05 WIB
Nur Zaidi,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

DEMAK, KOMPAS.com - Pesisir Demak, Jawa Tengah (Jateng) mengalami penurunan permukaan tanah yang signifikan setiap tahunnya.

Saat gelombang air laut pasang, pemukiman warga di pesisir Demak kebanjiran.

Bupati Demak Eisti'anah mengatakan, untuk mengatasi hal itu, pihaknya memiliki program bantuan relokasi Rp 50 juta untuk satu rumah dengan syarat ada lahan.

"Kalau bersedia akan kita bantu untuk relokasi, dipindah tempat atau relokasi pembangunan di tempat tersebut. Kita juga mengembangkan ada prototipe rumah panggung," katanya kepada Kompas.com, usai acara di Hotel Amantis Demak, Selasa (14/5/2024).

Baca juga: Mengintip Rumah Adaptif untuk Atasi Persoalan Banjir Rob Demak


Baca juga: Telan Anggaran Rp 6,79 Miliar, Perbaikan Jembatan Sungai Babon Semarang-Demak Dikebut

APBD Demak terbatas

Namun saat hal itu ditawarkan, kendala yang terjadi di Kecamatan Sayung dan Bonang, masyarakat tidak memiliki uang untuk membeli tanah dan tidak ada pandangan tempat relokasi. Sementara APBD Demak terbatas.

"Kemarin kan ada kita lakukan tindakan di Sayung sama di Bonang, sebenarnya ada yang ingin relokasi tapi tidak ada uang untuk beli tanah atau tidak ada wacana tanahnya di mana," beber dia.

Untuk mengatasi itu, Pemkab Demak menggandeng BKK Jateng untuk memfasilitasi tanah dan pembangunan rumah murni dari APBD Demak.

"Permasalahannya adalah susah untuk angsurannya, kita sudah diskusikan dengan BKK Jateng juga akan lebih lunak dan permudah," paparnya.

"Jadi semuanya bisa dicarikan solusi kok kalau mereka bersedia," sambung Eisti'anah.

Baca juga: Bulan Purnama, Waspada Banjir Rob di Pesisir Semarang dan Demak

Dia menambahkan, Pemkab Demak juga sempat menerima bantuan untuk pembangunan rusun awak dari Pemerintah Pusat.

Kendati demikian, masyarakat belum berkenan untuk pembangunan rusun sebagai relokasi.

"Memang kesepakatan masyarakat belum bisa menerima ya, sebenarnya kita menolak bantuan itu juga tidak baik. Tetapi kita tawarkan ke masyarakat baiknya seperti," pungkasnya.

Baca juga: Beras Mahal, Petani di Demak Pungut Gabah Busuk untuk Konsumsi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tawuran Pelajar SMP antar Kabupaten Purbalingga-Banyumas Digagalkan, Sajam Diamankan

Tawuran Pelajar SMP antar Kabupaten Purbalingga-Banyumas Digagalkan, Sajam Diamankan

Regional
Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Masuk Rumah Warga, Bersembunyi di Tumpukan Kayu

Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Masuk Rumah Warga, Bersembunyi di Tumpukan Kayu

Regional
Remas Payudara Guru, Kepala SD di NTT Dilaporkan ke Polisi

Remas Payudara Guru, Kepala SD di NTT Dilaporkan ke Polisi

Regional
Putus Cinta dan Gagal Nikah, Pria di Kampar Akhiri Hidupnya

Putus Cinta dan Gagal Nikah, Pria di Kampar Akhiri Hidupnya

Regional
Kader Gerindra Banyumas Rachmat Imanda Pastikan Daftar Bakal Calon Bupati

Kader Gerindra Banyumas Rachmat Imanda Pastikan Daftar Bakal Calon Bupati

Regional
Perjuangan Anggota Bawaslu Manokwari Selatan, Jalan Kaki 18 Km dari Distrik Terpencil karena Longsor

Perjuangan Anggota Bawaslu Manokwari Selatan, Jalan Kaki 18 Km dari Distrik Terpencil karena Longsor

Regional
Zet Tadung Allo Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi NTT

Zet Tadung Allo Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi NTT

Regional
Kisah Bripda Lince Huby, Perempuan Papua yang Wujudkan Cita-cita Jadi Polwan

Kisah Bripda Lince Huby, Perempuan Papua yang Wujudkan Cita-cita Jadi Polwan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Dampak 'Study Tour' Dilarang di Jateng, Sewa Transportasi Dibatalkan dan Kunjungan Wisata Turun

Dampak "Study Tour" Dilarang di Jateng, Sewa Transportasi Dibatalkan dan Kunjungan Wisata Turun

Regional
Pamit Pergi Mancing di Bendungan Bogor, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Pamit Pergi Mancing di Bendungan Bogor, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Regional
Maju Pilkada, Mantan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Ajukan Pensiun Dini

Maju Pilkada, Mantan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Ajukan Pensiun Dini

Regional
Baling-baling Pesawat Diduga Sisa PD II Ditemukan di Hutan Keerom, Diambil dengan Ritual Adat

Baling-baling Pesawat Diduga Sisa PD II Ditemukan di Hutan Keerom, Diambil dengan Ritual Adat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com