Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IRT Korban Pelecehan Seksual yang Siram Teman Suami Pakai Air Keras Dibebaskan

Kompas.com - 14/05/2024, 10:52 WIB
Aji YK Putra,
Reni Susanti

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com - Polrestabes Palembang membebaskan seorang ibu rumah tangga inisial DR (22) yang sebelumnya ditahan atas kasus penganiayaan terhadap C, teman suaminya sendiri.

C mengalami luka bakar disiram air keras oleh DR imbas pelecehan seksual yang dialaminya. Korban meraba tubuh pelaku saat berada di sepeda motor. 

Atas kejadian tersebut, DR dilaporkan ke Polrestabes Palembang sehingga ia pun ditahan pada Kamis (18/4/2024) lalu.

Baca juga: Menikah Lagi, Pria di Sumsel Luka Bakar Disiram Air Keras oleh Istrinya

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono mengatakan, DR dibebaskan setelah sebelumnya ada perdamaian dengan korban. Sehingga, mereka pun menggunakan Restorative Justice (RJ) terkait kejadian tersebut.

"Sudah ada perdamaian antara korban dan pelaku, kasus ini diselesaikan melalui RJ," kata Harryo saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Senin (13/5/2024).

Baca juga: Diduga Dipukuli Anak Kandung Pakai Kursi, Ibu di Palembang: Lama-lama Saya Bisa Mati karena Dia

Harryo menjelaskan, keluarga kedua korban sejak kasus itu bergulir telah bertemu langsung. Mereka memutuskan menyelesaikan perkara tersebut sebelum masuk ke persidangan.

"Kedua belah pihak sudah bertemu dan memilih menyelesaikan kasus ini lewat RJ," ujarnya.

DR sebelumnya dihadirkan dalam rilis gelar perkara di Polrestabes Palembang pada Jumat (19/4/2024) lalu setelah ditangkap petugas.

Saat itu, DR mengaku bahwa ia menyiram air keras terhadap C lantaran geram atas ulah korban yang telah berbuat cabul padanya dengan memegang bagian paha dan hampir menyentuh bagian sensitifnya.

Saat sampai rumah, mertuanya di kawasan 1 Ulu mengambil botol air yang ternyata belakangan diketahui berisi air keras.

"Air itu saya ambil dari rumah mertua, saya kesal dengan dia karena sudah memegang paha saya ke bagian sensitif. Saya tidak tahu kalau botol itu berisi air keras," ujar DR saat itu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com