Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bencana Sumbar, Jalan Padang-Bukittinggi Putus, Berikut 3 Jalan Alternatif

Kompas.com - 14/05/2024, 08:54 WIB
Perdana Putra,
Reni Susanti

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com - Akses jalan utama Padang-Bukittinggi putus total di kawasan Silaiang Padang Panjang, Sumatera Barat, akibat badan jalan terbang, Sabtu (11/5/2024) dini hari.

Badan jalan terbang disebabkan karena tingginya curah hujan sehingga air sungai meluap dan mengikis badan jalan.

Hingga Selasa (14/5/2024), akses jalan masih terputus total sehingga pengendara diminta melewati jalur alternatif lewat Malalak atau memutar ke Solok.

Baca juga: Gemuruh Banjir Bandang Sumbar yang Menghanyutkan Rumah hingga Sekolah

"Masih putus total. Pengendara diarahkan lewat jalur alternatif Malalak, Solok, atau Kelok 44 Maninjau," kata Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Nur Setiawan yang dihubungi Kompas.com, Selasa (14/5/2024).

Dwi mengatakan, karena kondisi cuaca masih ekstrem pengendara diminta waspada terhadap bencana longsor.

Jalur Malalak, Kelok 44 Solok, sangat rawan longsor dan kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Cerita Doris Tampung 53 Orang Korban Banjir Bandang Sumbar di Rumahnya, Kini Kekurangan Air Bersih

Untuk mengantisipasi itu, pihaknya patroli berjalan di kawasan yang rawan longsor dan kecelakaan.

"Kita lakukan patroli mobile di kawasan yang rawan longsor dan kecelakaan ya. Itu langkah antisipasi kita selain meminta pengendara waspada," jelas Dwi.

Akibat jalur utama putus total, ia memprediksi jalur Malalak, Kelok 44, dan Solok semakin padat dilewati kendaraan.

Salah satu akses jalan alternatif paling cepat adalah lewat Malalak yang diperkirakan waktu normal selama 4-5 jam.

"Kalau dengan kondisi sekarang tentu jalur sangat padat dan waktu yang dibutuhkan lebih lama lagi," kata Dwi.

Sementara untuk melewati jalur Kelok 44 dan Solok membutuhkan waktu lebih lama karena jalan memutar.

Via Kelok 44 dari Padang memutar ke Padang Pariaman, Lubuk Basung Agam, Maninjau Agam dan kemudian Kelok 44 dan baru Bukittinggi.

Sedangkan via Solok, memutar ke Kabupaten Solok, Singkarak, Agam dan Bukittinggi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com