Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Doris Tampung 53 Orang Korban Banjir Bandang Sumbar di Rumahnya, Kini Kekurangan Air Bersih

Kompas.com - 14/05/2024, 07:17 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - Doris, warga Nagari Limo Kaum, Tanah Datar, Sumatera Barat menjadikan rumahnya sebagai posko bencana.

Saat ini, ada 53 orang yang tinggal di rumah Doris yang berada tak jauh dari Simpang Manunggal yang menjadi lokasi banjir bandang.

Di depan rumah yang masih berdiri kokoh itu tergantung papan dengan tulisan "Posko Pasca Bencana 2 Simpang Manunggal".

Sisi depan teras beralas tikar dan tampak beberapa orang duduk serta ada yang memangku anak kecil. Terlihat juga seorang lansia yang tidur bersandar di pojokan rumah. Sementara tampak anak-anak yang berlarian.

Baca juga: Cerita Martis Kehilangan Mobil hingga Warung Saat Banjir Bandang Sumbar

Doris, pemilik rumah mengatakan warga yang tidur di rumahnya masih satu keluarga.

“Kurang lebih ada 53 orang warga yang terdampak banjir bandang, kami semua masih ada ikatan keluarga atau karib kerabat,” ucap dia, Senin (13/4/2024).

Ia mengatakan warga yang terdampak banjir sudah menginap di rumahnya sejak Sabtu (11/4/2024) malam. Doris pun mengaku tak masalah rumahnya dijadikan posko.

Malah ia mengaku senang karena bisa membantu para korban.

“Warga yang mengungsi bebas tidur di mana saja yang penting muat dan nyaman berhubung kondisi rumah saya tak terlalu besar,” katanya.

Doris mengatakan kebutuhan makanan sudah terpenuhi dari bantuan. Namun untuk air bersih masih belum mencukupi.

Baca juga: Dugaan Krisis Lingkungan di Balik Banjir Bandang dan Lahar di Sumbar yang Tewaskan 47 Orang

“Stok air bersih tidak mencukupi kemudian karna mati lampu kami menggunakan genset tapi stok bahan bakarnya pun terbatas karna kami kekurangan biaya,” ucap dia

Menurut Doris, warga yang datang ke rumahnya hanya membawa pakaian yang melekat di badan karena semua barang serta surat berharga lainnya hilang.

Selain itu, menurut Doris, anak-anak korban banjir tampak ketakutan melihat kondisi rumahnya yang penuh lumpur, kayu dan material lainnya.

“Mengatasi kemungkinan trauma yang dihadapi mereka tadi ada polisi yang menghibur serta memberikan terapi mental,” terangnya.

Ia pun berharap ada pasokan air bersih dan bahan bakar genset untuk kebutuhan bersama untuk warga terdampak banjir

Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Cerita Doris yang Tampung 53 Orang Korban Banjir di Limo Kaum: Kekurangan Air Bersih & Minyak Genset

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Remaja 13 Tahun Diduga Dicabuli 26 Pria di Baubau Sultra, Lapor Polisi Sejak Sebulan Lalu

Remaja 13 Tahun Diduga Dicabuli 26 Pria di Baubau Sultra, Lapor Polisi Sejak Sebulan Lalu

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Alasan Pelaku Pembunuh Ayah Kandung di Kebumen Kabur ke Hutan

Alasan Pelaku Pembunuh Ayah Kandung di Kebumen Kabur ke Hutan

Regional
Gara-gara Judi online, Ojol di Semarang Bunuh Diri, Sempat Kirim Pesan ke Istri yang Baru Melahirkan

Gara-gara Judi online, Ojol di Semarang Bunuh Diri, Sempat Kirim Pesan ke Istri yang Baru Melahirkan

Regional
Takut KKB, 1.883 Warga Distrik Bibida Paniai Mengungsi

Takut KKB, 1.883 Warga Distrik Bibida Paniai Mengungsi

Regional
Penyebab 36 Jemaah Haji Asal Jateng DIY Meninggal di Tanah Suci

Penyebab 36 Jemaah Haji Asal Jateng DIY Meninggal di Tanah Suci

Regional
Program 'Si-Manis Mart' Digelar untuk Tekan Laju Inflasi di Jateng

Program "Si-Manis Mart" Digelar untuk Tekan Laju Inflasi di Jateng

Regional
Sempat Hilang, Siswi SMK OKU Timur Ditemukan Tewas di Kebun Karet

Sempat Hilang, Siswi SMK OKU Timur Ditemukan Tewas di Kebun Karet

Regional
Kejati Jateng Tangkap 2 DPO Kasus Korupsi, Siapa Saja Mereka?

Kejati Jateng Tangkap 2 DPO Kasus Korupsi, Siapa Saja Mereka?

Regional
Pembukaan Piala AFF U-16 Digelar di Stadion Manahan, Ini Kata Pemkot Solo soal Kehadiran Jokowi

Pembukaan Piala AFF U-16 Digelar di Stadion Manahan, Ini Kata Pemkot Solo soal Kehadiran Jokowi

Regional
Polisi Tangkap Anak yang Membunuh Ayah Kandung di Kebumen

Polisi Tangkap Anak yang Membunuh Ayah Kandung di Kebumen

Regional
Komplotan Maling Modul BTS Ditangkap, Hasil Curian Dijual ke Tukang Rongsok Rp 3 Juta

Komplotan Maling Modul BTS Ditangkap, Hasil Curian Dijual ke Tukang Rongsok Rp 3 Juta

Regional
Sekretaris Jadi Tersangka Korupsi, Ketua Nasdem Maluku: Kita Hormati Proses Hukum

Sekretaris Jadi Tersangka Korupsi, Ketua Nasdem Maluku: Kita Hormati Proses Hukum

Regional
“Tuhan Sudah Kasih Jodoh Saya Orang Rohingya, Saya Syukuri Saja”

“Tuhan Sudah Kasih Jodoh Saya Orang Rohingya, Saya Syukuri Saja”

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com