Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

Tinjau Pasar Mambo Tangerang, Pj Walkot Ajak Pedagang Jaga Kebersihan dan Gunakan Fasilitas Sesuai Fungsinya

Kompas.com - 13/05/2024, 11:53 WIB
Inang Sh ,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Hujan lebat yang mengguyur Kota Tangerang pada Sabtu (11/5/2024) menyebabkan genangan air di Pasar Mambo dan di lima titik lain. 

Merespons hal tersebut, Penjabat (PJ) Wali Kota (Walkot) Tangerang Nurdin meninjau lokasi relokasi Pasar Mambo dan lima titik lain yang terdampak genangan air dan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan genangan air.

Dalam tinjauan tersebut, Nurdin didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Camat Tangerang, Kepala Perusahaan Daerah (PD) Pasar, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tangerang, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP).

Pada kesempatan itu, Nurdin melakukan rapat koordinasi dan menyimpulkan bahwa genangan air di Pasar Mambo dan lima titik lainnya disebabkan beberapa faktor. 

"Tinjaun kami sebagai bentuk respons terkait genangan air yang terjadi di Pasar Mambo kemarin. Kondisi tersebut disebabkan karena drainase tersumbat sampah sehingga air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar," ujarnya di Kantor Satpol PP, Kota Tangerang, Minggu (12/5/2024). 

Baca juga: Pemkot Tangerang Raih WTP 17 Kali Berturut-turut, Pj Nurdin: Harus Koheren dengan Kualitas Pelayanan Publik

Dia juga mengatakan, keberadaan bangunan liar dari pedagang di atas saluran air yang dimanfaatkan untuk berdagang memperparah kondisi tersumbatnya saluran drainase.

"Hal itu juga menjadi penyebab menyumbatnya saluran air dan menimbulkan genangan karena mungkin ada sampah yang tercecer dari kegiatan jual beli yang jatuh ke saluran drainase tersebut," ucapnya dalam siaran pers.

Mantan Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu menyampaikan, ada beberapa upaya yang akan dilakukan untuk menangani genangan air di Pasar Mambo dan lima titik lainnya. 

"Nanti Dinas PUPR Kota Tangerang agar melakukan pembersihan saluran air secara rutin, terutama di Pasar Mambo dan lima titik lainnya yang rawan genangan air. Kami segera melaksanakan rencana normalisasi saluran air," jelasnya. 

Baca juga: 431 Calon Haji Kota Tangerang Berangkat ke Tanah Suci, Pj Walkot: Utamakan Ibadah dan Jalani Sepenuh Hati

Selain itu, Nurdin juga menyampaikan, pihaknya akan membangun rumah pompa di belakang Pasar Mambo dan lima titik lainnya untuk membantu mengalirkan air hujan. 

"Kami tidak boleh lengah dan harus segera mencari solusi agar genangan air tidak terjadi lagi di Pasar Mambo dan lima titik lainnya," tegasnya.

Mantan Pj Bupati Aceh Jaya itu juga mengimbau kepada para pedagang dan masyarakat untuk turut berkontribusi dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. 

"Mari kami jaga bersama-sama kebersihan lingkungannya agar terhindar dari genangan air dan gunakan fasilitas yang ada sesuai fungsinya," ajaknya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Absen Saat Tes Kompetensi, 1 Peserta Gugur dari Seleksi Anggota KPID Jateng

Absen Saat Tes Kompetensi, 1 Peserta Gugur dari Seleksi Anggota KPID Jateng

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Yalimo

Gempa M 5,7 Guncang Yalimo

Regional
Sederet Fakta Anak Bunuh Ayah di Kebumen, dari Sakit Hati lalu Kabur ke Hutan

Sederet Fakta Anak Bunuh Ayah di Kebumen, dari Sakit Hati lalu Kabur ke Hutan

Regional
Mari Bantu Kakek Geong yang Hidup di Gubuk Reyot Sendirian

Mari Bantu Kakek Geong yang Hidup di Gubuk Reyot Sendirian

Regional
Kapolda Jateng Datangi Sukolilo Pati, Minta Warga Tak Main Hakim Sendiri

Kapolda Jateng Datangi Sukolilo Pati, Minta Warga Tak Main Hakim Sendiri

Regional
Jurus Pemda Selamatkan RSUD Nunukan agar Tak Kolaps, Kucurkan Dana dari BTT dan APBD Perubahan

Jurus Pemda Selamatkan RSUD Nunukan agar Tak Kolaps, Kucurkan Dana dari BTT dan APBD Perubahan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Usai Bunuh Ayah Kandung, Ngadimin Lukai Diri Sendiri dan Sempat Berobat ke Puskesmas

Regional
Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Asa Petani Karanganyar Menghadapi Kemarau Panjang

Regional
Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Perjalanan Kasus Oknum Satpol PP Bunuh IRT di Bone gegara Utang, Pelaku Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Terungkap, Temuan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Butir Pil Ekstasi di Bengkalis

Regional
Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com