Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kebakaran Pabrik Gula Tasikmadu Karanganyar, Petugas Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Kompas.com - 12/05/2024, 13:13 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Kebakaran melanda pabrik gula Tasikmadi di Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (11/5/2024). 

Menurut Efan Pratama, Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar, api berhasil dipadamkan satu jam kemudian. 

Pihaknya pastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Sementara kerugian akibat kebakaran belum bisa dipastikan. Dilansir dari KompasTv, tiga unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi.

"Sekitar setelah kurang lebih satu jam api bisa terkondisi berhasil dipadamkan, dan pendinginan material kebakaran dilaksanakan," jelasnya. 

Baca juga: Jenazah 3 Orang Sekeluarga Korban Kebakaran di Bali Dimakamkan

Kronologi

Efan menambahkan, informasi terkait kebakaran itu diperoleh sekitar pukul 09.15 Wib. Warga di sekitar pabrik di Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, sempat panik. Namun demikian, petugas segera merespons dan meluncur ke lokasi.

Saat itu petugas mendapat inormasi bahwa titik api berasal dari rongsokan bekas sampah plastik dan kayu yang tak jauh dari lokasi pemotongan pipa spray pond

Baca juga: Pabrik Gula Tasikmadu Karanganyar Terbakar, Diduga karena Percikan Api Pemotong Pipa

Diduga rongsokan itu tersulut api saat sejumlah pekerja melakukan pemotongan spray pond.

"Menurut keterangan saksi diduga karyawan sedang memotong pipa spray pond memakai alat potong blender las karbit. Sehingga memunculkan percikan api dan menyambar rongsokan," kata Efan. 

Seperti diberitakan sebelumnya, usai api berhasi dipadamkan, petugas segera melakukan pendinginan untuk memastikan api telah padam. 

(Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Sari Hardiyanto)

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Cerita Warga Banten Kesulitan Air hingga Harus Mencuci di Sungai

Regional
Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Bentrok Antar-kelompok di Wouma, 2 Orang Meninggal

Regional
Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Menaruh Curiga, 6 Siswi SMP di Purworejo Bully Teman Sekolah

Regional
Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Oknum Pegawai Bank Maluku Kuras Uang Simpanan BI Rp 1,5 Miliar untuk Main Judi Online

Regional
Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Jokowi Bakal Serahkan Sapi Kurban 1,23 Ton Usai Shalat Id di Semarang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kita Harus Terus Intens Mengendalikan Inflasi

Regional
Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Juleha Kulon Progo Sarankan Pisau Stainless Steel untuk Sembelih Hewan Kurban

Regional
Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan TPID Kinerja Terbaik Se-Sumatera, Pj Walkot Risnandar Sampaikan Pesan Ini

Regional
3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

3 Tahun Gaya Kepemimpinan Kang DS, Rajin Turun ke Masyarakat dan Fokus pada Pelayanan

Regional
Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Wanita Tewas Dijambret di Pekanbaru, Pelaku Ditembak

Regional
Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Alasan Warga Demak Pilih Menggelandang dan Sempat Tinggal di Goa Jepara

Regional
Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Pantai Kubu di Kotawaringin Barat: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute 

Regional
Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode 'Long-acting'

Minum Obat Memberatkan, Mensos Minta ODGJ Pakai Metode "Long-acting"

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter

Regional
Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Jangan Pakai Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban, Kenapa?

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com