Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER NUSANTARA] ASN Disdukcapil Nunukan Diduga Lecehkan Pemohon KTP | Perampokan Disertai Pembunuhan di Garut

Kompas.com - 12/05/2024, 06:06 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Perempuan berinisial SF (21), warga Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengaku dilecehkan pejabat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), saat membuat KTP.

Menurut pengakuan SF, terduga pelaku melecehkannya karena tak hafal lagu "Indonesia Raya". Kata terduga pelaku, SF harus menyanyikan lagu "Indonesia Raya" sebagai syarat memiliki KTP.

Namun, dugaan pelecehan ini dibantah oleh AH, pejabat yang mewawancara SF.

Berita lainnya, perampokan disertai pembunuhan terjadi di Kampung Leuwileutak, Desa Cipangramatan, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (9/5/2024) malam.

Seorang ibu rumah tangga, Neneng (43), tewas dalam kejadian ini.

Anak korban, D (15), menyaksikan detik-detik maling merenggut nyawa ibunya. Tak hanya itu, D juga dipukuli pelaku.

Berikut berita-berita yang menjadi sorotan pembaca Kompas.com pada Sabtu (12/5/2024).

1. ASN Disdukcapil Nunukan bantah lakukan pelecehan ke pemohon KTP


AH, pejabat Disdukcapil Nunukan membantah melakukan pelecehan terhadap SF, seorang pemohon KTP. AH mengatakan, sewaktu wawancara, tak ada sentuhan fisik antara dirinya dan SF.

"Saya tahu batasan, dan saya tidak melakukan hal yang dituduhkan," ujarnya, Jumat (10/5/2024).

Wawancara itu terjadi pada Rabu (8/5/2024) di ruang kerjanya. Saat mewawancara perempuan pemohon KTP tersebut, pintu ruang kerjanya terbuka sebagian.

"Kalau memang dilecehkan, mengapa dia tidak teriak. Itu kantor, tempat umum, dan saya tahu batasan," ucapnya.

Pria yang menjabat sebagai kepala bidang ini menyatakan dirinya akan bertanggung jawab dan siap bila dipanggil polisi.

Baca selengkapnya: Dituding Lecehkan Gadis Pemohon KTP, ASN Disdukcapil Nunukan: Saya Tidak Melakukan Itu

2. Kronologi perampokan disertai pembunuhan di Garut

Ilustrasi Pembunuhan.Freepik Ilustrasi Pembunuhan.

Satu orang tewas dalam perampokan di sebuah rumah di Kampung Leuwileutak, Desa Cipangramatan, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Kamis.

"Ini perkara pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia," ungkap Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cikajang AKP Patri Arsono, Jumat.

Anak korban, D, sempat berteriak minta tolong setelah melihat jasad ibunya. Namun, pelaku mencegahnya, lalu memukulinya.

"D berusaha melarikan diri tapi pelaku menangkapnya dan memukulinya dan kemudian korban diikat tangannya," tuturnya.

Remaja itu akhirnya berhasil meminta pertolongan warga seusai melepaskan ikatan.

Baca selengkapnya: Bocah SMP di Garut Saksikan Sang Ibu Dibunuh Perampok di Kamar Mandi, Tangannya Sempat Diikat

3. Kasus pembunuhan perempuan di Cirebon yang mayatnya ditemukan dalam lemari

Ilustrasi pembunuhan.KOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi pembunuhan.

Mayat perempuan berinisial A (21) ditemukan dalam lemari di kamar kosnya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (9/5/2024).

A dibunuh oleh pria berinisial C (30) yang bertansaksi seksual dengan korban.

Dalam transaksi itu, A dan C bersepakat di harga Rp 600.000. Pelaku kemudian mendatangi kos korban. Menurut keterangan pelaku, pembayaran dilakukan setelah berkencan.

Kepala Satuan Reserse (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota AKP Anggi Eko Prasetyo menuturkan, pembunuhan bermula saat korban meminta pelaku membayar di muka sebelum berkencan.

"Karena tidak komitmen itu, si pelaku naik pitam," terangnya, Jumat.

Baca selengkapnya: Transaksi Seksual di Balik Pembunuhan Gadis Muda Dalam Lemari di Cirebon

Halaman Berikutnya
Halaman:


Terkini Lainnya

Cycling de Jabar 2024 Makin Populer, Upaya Menumbuhkan Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Cycling de Jabar 2024 Makin Populer, Upaya Menumbuhkan Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Regional
Detik-detik Buronan Tewas Ditembak Polisi di Pekanbaru

Detik-detik Buronan Tewas Ditembak Polisi di Pekanbaru

Regional
Terekam CCTV, Pengendara Motor di Purwakarta Terlindas Truk Saat Ditilang Polisi

Terekam CCTV, Pengendara Motor di Purwakarta Terlindas Truk Saat Ditilang Polisi

Regional
Cerita Tambal Ban di Pamekasan Bisa Naik Haji, Daftar dari 2011

Cerita Tambal Ban di Pamekasan Bisa Naik Haji, Daftar dari 2011

Regional
Rem Panas, Truk Tronton di Cilacap Nyaris Terbakar

Rem Panas, Truk Tronton di Cilacap Nyaris Terbakar

Regional
Kesaksian Kernet Bus Rombongan 'Study Tour' di OKI, Sopir Banting Setir hingga Terbalik

Kesaksian Kernet Bus Rombongan "Study Tour" di OKI, Sopir Banting Setir hingga Terbalik

Regional
Kedapatan Bawa Sabu-sabu, 2 Mahasiswa di Ambon Ditangkap Polisi

Kedapatan Bawa Sabu-sabu, 2 Mahasiswa di Ambon Ditangkap Polisi

Regional
Tahap I Selesai, Bupati Jekek: Revitalisasi Wisata Waduk Gajah Mungkur Dilanjutkan ke Tahap II

Tahap I Selesai, Bupati Jekek: Revitalisasi Wisata Waduk Gajah Mungkur Dilanjutkan ke Tahap II

Regional
Gara-gara Mabuk Miras, Kakak Bacok Adik Pakai Parang di NTT

Gara-gara Mabuk Miras, Kakak Bacok Adik Pakai Parang di NTT

Regional
Pria di Gresik Mendadak Tewas Usai Berkencan dengan PSK, Diketahui Konsumsi Obat Kuat

Pria di Gresik Mendadak Tewas Usai Berkencan dengan PSK, Diketahui Konsumsi Obat Kuat

Regional
Pendaki Asal Surabaya yang Hilang di Gunung Kerinci Ditemukan Selamat

Pendaki Asal Surabaya yang Hilang di Gunung Kerinci Ditemukan Selamat

Regional
Bus Rombongan 'Study Tour' Tabrak Truk di OKI, Sopir Melarikan Diri

Bus Rombongan "Study Tour" Tabrak Truk di OKI, Sopir Melarikan Diri

Regional
Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan, Api Berasal dari Unit Distilasi Minyak Mentah

Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan, Api Berasal dari Unit Distilasi Minyak Mentah

Regional
Anak yang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap Ditemukan Tewas

Anak yang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap Ditemukan Tewas

Regional
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com