Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapasitas Pasar Mardika Muat 1.700 Pedagang, Disperindag: Kami Upayakan yang Lain Tertampung

Kompas.com - 24/04/2024, 10:10 WIB
Priska Birahy,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Kapasitas tampung gedung Pasar Mardika baru bisa memuat 1.700 pedagang yang telah terverifikasi. Sementara jumlah pedagang pasar ada sekitar 4.000 orang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku, Yahya Kotta menyatakan mereka yang belum tertampung atau tidak kebagian nomor di gedung pasar baru tetap akan difasilitasi.

Baca juga: Wajah Baru Pasar Mardika Ambon Bisa Dinikmati Akhir Juni

Yakni dengan memaksimalkan daya tampung gedung pasar baru juga sejumlah aset milik Pemprov di area Pasar Mardika.

"Pemerintah memberikan ruang yang layak bagi para pedagang tanpa mengurangi jumlah pedagang yang telah atau belum tertampung sesuai dengan hasil verifikasi," kata Kepala Disperindag Provinsi Maluku Yahya Kotta di Ambon.

Baca juga: Sedang Tertidur di Dalam Kamar, Ibu Hamil 2 Bulan Tertimpa Material Proyek Revitalisasi Pasar Mardika

Yahya Kotta menyebutkan, kapasitas gedung pasar baru yakni 1.700 pedagang. Mereka adalah pedagang pasar yang identitasnya telah terverifikasi di kementerian perdagangan.

Sementara jumlah pedagang pasar ada sekitar 4.000 orang. Akibatnya sejumlah pedagang sempat protes dan mengamuk gedung Pasar Mardika baru diresmikan pada 18 April 2024.

Yahya Kotta saat itu menyatakan bakal mengupayakan pedagang tidak lagi berjualan di luar.

Baca juga: Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pedemo: Itu Respons Alamiah

Pasalnya area sekitar gedung Pasar Mardika baru itu bakal menjadi kawasan pasar modern.

Pedagang yang selama ini memanfaatkan badan jalan membuat area pasar terlihat semrawut dan mengakibatkan kemacetan.

“Akan kami siasati. Kami upayakan mereka tetap bisa tertampung di pasar baru juga ada banyak aset Pemprov. Kami upayakan biar mereka bisa di situ,” lanjut Kotta.

Aset Pemprov yang berada di sekitar gedung pasar baru yakni lapak-lapak di depan Bank Mandiri dan pasar pisang serta area pabrik tahu yang pernah mengalami kebakaran.

Menurutnya Pemprov akan menempatkan sejumlah pedagang ke area itu. Rencananya juga akan dibangun pasar baru di area pabrik tahu untuk menampung pedagang lain. 

Untuk diketahui, Pasar Mardika baru terdiri dari tiga lantai. Lantai satu terdapat 89 meja Los pedagang ikan dan daging, 197 pedagang sayur dan buah dan bumbu.

Kemudian, lantai dua ditempati 52 pedagang makanan siap saji dan 389 pedagang sayur buah dan bumbu.

Lantai tiga khusus pedagang pakaian dan sembako sebanyak 151 kios, juga dilengkapi dengan ruang pujasera, pedagang makanan siap saji, dan pedagang barang elektronik.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Banjir Rob, Solusi Rumah Apung Demak, dan Tantangannya...

Banjir Rob, Solusi Rumah Apung Demak, dan Tantangannya...

Regional
Sederet Fakta Balita Tewas Terlindas Fortuner di Perumahan, Saksi Sebut Mobil Melaju Kencang

Sederet Fakta Balita Tewas Terlindas Fortuner di Perumahan, Saksi Sebut Mobil Melaju Kencang

Regional
Nilai Investasi Rp 811 Miliar, 3 Investor Tertarik Kelola Stadion Internasional Banten

Nilai Investasi Rp 811 Miliar, 3 Investor Tertarik Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Seorang Pelaku Pembacokan di Magelang Buron, Polisi: Bila Melawan, Tembak

Regional
Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Apartemen di Batam Dijadikan Pabrik Sabu Cair, Polisi Tangkap 3 Orang dan Sita 68 Botol

Regional
6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

6 Pelaku Pembacokan di Magelang Dibekuk, 5 di Antaranya Pelajar yang Ditangkap di Sekolah

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Mantan Ajudan Ganjar Ambil Formulir di Kantor PDI-P untuk Daftar Cawabup Tegal

Regional
Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Pernah Dipenjara 13 Tahun, Residivis Kembali Ditangkap karena Bawa 10 Kg Sabu

Regional
Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Material Vulkanik di Lereng Gunung Marapi Akan Diledakkan

Regional
Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kiram Park di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Istri di Kuningan Ajak Selingkuhan Bunuh Suami, Sempat Menyebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Regional
Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Eks Wagub Sitti Rohmi Djalilah Menyatakan Maju Pilkada NTB bersama Bupati Sumbawa Barat, Ini Tanggapan Perindo

Regional
Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Para Pengais Kemiri, Kisah Lima Bersaudara Bertahan Hidup Bersama Kakek di Manggarai Timur

Regional
Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Anggota DPRD Aceh Tamiang Terjerat Sabu 70 Kg, KIP: Belum Dilantik

Regional
Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Tak Hanya Hilang, Kendaraan Dinas Pemprov Banten Juga Tunggak Pajak Rp 1,2 Miliar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com