Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Maju Pilkada Jateng, Anggota Legislatif dan ASN Harus Mundur

Kompas.com - 22/04/2024, 19:03 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah (Jateng) menegaskan bagi anggota legislatif dan ASN harus mengundurkan diri bila ingin maju di Pilkada 2024.

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, KPU Jateng, Muslim Aisha mengatakan pengunduran diri tersebut diberlakukan pada saat yang bersangkutan sudah resmi ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT) oleh KPU.

"Pejabat (legislatif), anggota DPR, kemudian ASN itu ada ketentuan kalau mencalonkan yang bersangkutan harus mengundurkan diri," ungkap Muslim saat ditemui di kantornya, Senin (22/4/2024).

Baca juga: Perwira Polisi dan 2 Mantan Bupati Ingin Maju Pilkada Garut lewat Jalur Perseorangan

 

Dia mengatakan anggota legislatif dan ASN memang berbeda dari kepala daerah yang mencalonkan kembali. Pasalnya, kepala daerah yang masih menjabat dan mencalonkan lagi maka bisa mengajukan cuti kampanye. 

"Enggak bisa cuma cuti ya, jadi anggota DPR, baik DPR RI, DPR Provinsi atau bahkan DPR kabupaten yang mengajukan diri sebagai kepala daerah melalui proses yang akan digelar oleh KPU itu yang bersangkutan harus mengundurkan diri," tegas Muslim.

Sejauh ini KPU Jateng belum memiliki data jumlah pemilih yang pasti mengikuti Pilkada. Akan tetapi bila mengacu pada Pemilu kemarin, maka terdapat lebih dari 28 juta pemilih di Jateng.

"Belum (ada DPS), kita masih mengacu pada DPT pemilu 2024, yang saat ini masih berjumlah 28.892.413 pemilih," tandasnya.

Untuk diketahui, pendaftaran pasangan calon dibuka pada 27-29 Agustus 2024. Lalu Penetapan pasangan calon pada 22 September 2024, masa kampanye pada 25 September hingga 23 November 2024.

Kemudin puncaknya pemungutan suara dilakukan serentak pada Rabu 27 November 2024. Terakhir penghitungan dan rekapitulasi hasil penghitungan suara 27 November sampai 16 Desember 2024.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Regional
Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Regional
Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Regional
Soal 'Study Tour', Gibran: Jangan Dihilangkan

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Regional
Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan  Bertemu Pj Gubernur Banten

Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan Bertemu Pj Gubernur Banten

Regional
Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Regional
Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Regional
Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Regional
2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

Regional
Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Regional
Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Regional
Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com