Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Kompas.com - 20/04/2024, 18:19 WIB
Elhadif Putra,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - PJ Walikota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Hasan, ditetapkan Polres Bintan sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemalsuan surat tanah sebuah perusahaan di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

Kepala Seksi Humas Polres Bintan, Iptu Missyamsu Alson yang dikonfirmasi membenarkan terkait penetapan tersangka Hasan tersebut.

"Iya (Hasan sudah berstatus tersangka)," kata Alson yang dikonfirmasi KOMPAS.com melalui aplikasi WhatsApp, Sabtu (20/04/2024).

Baca juga: Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Selain Hasan, Polres Bintan juga menetapkan status tersangka kepada dua orang lainnya, yaitu R dan B.

Alson mengatakan penetapan tersangka oleh penyidik Polres Bintan tersebut dilakukan pada Jumat (19/04/2024).

"Kemarin hari Jumat," ujar Alson.

Meskipun demikian, saat ini Polres Bintan masih belum melakukan pemeriksaan Hasan sebagai tersangka.

Oleh karena itu Alson belum dapat menyampaikan peran Hasan ataupun dua tersangka lain dalam kasus itu.

"Masih tahap gelar perkara dan belum diperiksa sebagai tersangkanya. Nanti kalau sdh diperiksa sebagai tersangka baru kita bisa tau siapa berperan apa," terang dia.

Pemalsuan surat tanah sebuah perusahaan di Kelurahan Sei Lekop, diduga terjadi ketika Hasan menjabat sebagai Camat Bintan Timur periode 2014 hingga 2016.

Kemudian tersangka R adalah mantan Lurah Sei Lekop, dan tersangka B sebagai juru ukur tanah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com