Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Kompas.com - 19/04/2024, 21:38 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Sesosok mayat perempuan ditemukan di Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (14/4/2024) pagi.

Saat ditemukan, wajah korban tertutup plastik hitam. Dari jenazah tersebut menguar bau tak sedap.

Korban diketahui berinisial SER (22), warga Dusun Dlangin Lor, Desa Lemahbang, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Jateng. SER bekerja di sebuah toko pakaian di Sukoharjo.

SER hilang sejak malam takbiran Idul Fitri atau pada Selasa (9/4/2024).

"Selasa (9/4/2024) kerja tidak pulang, pas malam takbiran itu. Setelah kerja, pamitan mau beli jajan sekira 11 malam," ujar Kepala Dusun Dlangin Lor Sukirdi, Senin (15/4/2024), dikutip dari Tribun Solo.

Selama SER menghilang, keluarga terus mencari keberadaannya. Keluarga korban sempat mengirim pesan WhatsApp (WA) kepada korban, tetapi tak dibalas.

Pada Jumat (12/4/2024), pesan itu terbalas. Namun, keluarga merasa curiga.

Pasalnya, dalam pesan tersebut, SER membalas dengan bahasa Jawa halus. Padahal, kesehariannya, SER tak pernah menggunakan bahasa Jawa kromo kepada keluarganya.

Keluarga korban lantas melaporkan hilangnya SER ke polsek setempat.

"Sabtu (13/4/2024) lapor ke Polsek. Yang WA siapa belum tahu, tapi dari WA korban. Handphone sampai hari Sabtu aktif," ucapnya.

Sudah meninggal 5 hari sebelumnya


Seusai ditemukan, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo, Jateng, untuk diotopsi.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sukoharjo AKBP Sigit mengatakan, berdasarkan hasil otopsi, korban sudah meninggal lima hari sebelum jasadnya ditemukan di Sukoharjo.

Polisi memastikan SER tewas dibunuh.

Berdasarkan penyelidikan, lokasi pembunuhan dan lokasi ditemukannya jasad korban berada di tempat berbeda.

"Jadi beda lokasinya, saat membunuh dan saat korban dibuang, jadi pelaku saya kira lebih dari satu orang," ungkapnya, Kamis (18/4/2024), dilansir dari Tribun Solo.

Polisi memperkirakan, orang yang terlibat dalam pembunuhan SER lebih dari satu orang.

"Jadi saya kira dari hasil dari olah TKP itu lebih dari satu orang. Karena tidak mungkin satu orang memindahkan tubuh korban, ini lebih dari satu orang," tuturnya.

Sigit menuturkan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan pendalaman kasus, pembunuhan ini diduga telah direncanakan.

Saat ini polisi sedang memburu terduga pelaku.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Labib Zamani | Editor: Sari Hardiyanto)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Sebelum Ditemukan Tewas di Polokarto, Perempuan Muda Asal Jumapolo Hilang Sejak Malam Takbiran; dan Serlina Diduga Kuat Korban Pembunuhan Berencana, Pelaku Lebih dari Satu Orang

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Regional
Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Regional
Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Regional
Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Regional
Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Regional
Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Regional
Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Regional
Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Regional
Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Regional
Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Regional
2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

Regional
6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

Regional
Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com