Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Elpiji 3 Kg Langka, Pemkab Kendal Minta Tambah Pasokan dan Bakal Sidak Restoran

Kompas.com - 19/04/2024, 15:57 WIB
Slamet Priyatin,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

KENDAL, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal Jawa Tengah, meminta tambahan pasokan tabung elpiji 3 Kilogram kepada PT Pertamina.

Permintaan itu dilakukan untuk mengatasi kelangkaan LPG 3 Kg di wilayah Kendal yang masih terjadi hingga saat ini.

Baca juga: Sempat Langka, Gunungkidul Tambah Stok Elpiji 3 Kilogram, Harga Tembus Rp 25.000

Sekda Kendal Sugiono mengatakan, kemarin pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pihak terkait di Ruang Ngesti Widhi, di komplek perkantoran pemerintah Kabupaten Kendal.

Rakor dihadiri dari perwakilan PT Pertamina, SPBE, agen, pangkalan dan pengecer LPG bersama OPD terkait, camat dan perwakilan Paguyuban Kepala Desa dan Lurah, Polres, Kodim dan Kejaksaan Negeri Kendal.

“Sebenarnya pada bulan Ramadhan kemarin, sudah ada tambahan sekitar 7 persen (elpiji 3 kg) dari pasokan biasanya. Namun, sampai saat ini masyarakat masih kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg,” kata Sugiono, Jumat (19/04/2024).

Sugiono menegaskan, untuk mengatasi kelangkaan LPG 3 kg tersebut, pihaknya tidak sekedar meminta penambahan pasokan, namun juga akan melakukan sidak di pangkalan hingga ke pusat-pusat usaha yang dilarang menggunakan LPG 3 Kg seperti hotel, restoran, usaha binatu, usaha las, usaha pertanian dan usaha peternakan.

“Usaha perhotelan, restoran, pertanian, dan lainnya itu, kan tidak boleh menggunakan LPG 3 kg,” kata Sugiono.

Sugiono, juga meminta kepada seluruh camat untuk mencatat, jika ada pangkalan yang menyalahi aturan menjual LPG 3 Kg.

Sementara itu, Sales Branch Manager PT Pertamina Wilayah Batang dan Kendal, Nur Fitriani, menjelaskan, kelangkaan LPG 3 kilogram akibat permintaan meningkat.

Meskipun begitu, seharusnya hal itu tidak terjadi. Sebab saat menjelang lebaran, pihaknya sudah menambah pasokan sekitar 50 ribu tabung.

Namun ternyata, sampai sekarang masih terjadi kelangkaan.

“Pengiriman LPG dari Pertamina selalu lancar, beroperasi seperti biasa. Bahkan ada penambahan kuota di hari libur lebaran. Seharusnya tidak ada masalah atau kelangkaan," kata Fitriani.

Baca juga: Heboh Artis Pakai Elpiji 3 Kg, Kementerian ESDM: Bukan Haknya

Di samping itu, tambah Fitriani, untuk meningkatkan pelayanan, Pertamina juga membuka pangkalan siaga pada hari libur.

Pertamina juga siap memberi tambahan pasokan lagi, karena masih langka.

Ia meminta kepada Pemda harus komitmen untuk mengawal, supaya penggunaan LPG 3kg tepat sasaran.

“Jangan sampai adanya tambahan pasokan masih dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Fitriani.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Organisasi Guru di Demak Tolak Larangan Study Tour, Ini Kata PGSI

Organisasi Guru di Demak Tolak Larangan Study Tour, Ini Kata PGSI

Regional
Teknisi di Lampung Gondol Rp 1,3 Miliar, Curi dan Jual Data Internet

Teknisi di Lampung Gondol Rp 1,3 Miliar, Curi dan Jual Data Internet

Regional
Warga Cepu Temukan Fosil Gading Gajah Purba, Diduga Berusia 200.000 Tahun

Warga Cepu Temukan Fosil Gading Gajah Purba, Diduga Berusia 200.000 Tahun

Regional
Video Viral Seorang Pria di Kupang Dipukul Pakai Kayu di Tangan hingga Pingsan, Kasus Berujung ke Polisi

Video Viral Seorang Pria di Kupang Dipukul Pakai Kayu di Tangan hingga Pingsan, Kasus Berujung ke Polisi

Regional
Pembunuh Kekasih Sesama Jenis di Banten Dituntut 16 Tahun Penjara

Pembunuh Kekasih Sesama Jenis di Banten Dituntut 16 Tahun Penjara

Regional
Saat Angka Kasus Stunting di Kendal Naik 4,9 Persen...

Saat Angka Kasus Stunting di Kendal Naik 4,9 Persen...

Regional
MK Tolak Permohonan PHPU, KPU Banyumas Segera Tetapkan Caleg Terpilih

MK Tolak Permohonan PHPU, KPU Banyumas Segera Tetapkan Caleg Terpilih

Regional
16 Pekerja Migran Nonprosedural di Batam Berenang dari Tengah Laut

16 Pekerja Migran Nonprosedural di Batam Berenang dari Tengah Laut

Regional
Pimpinan Ponpes di Inhu Cabuli 8 Siswanya

Pimpinan Ponpes di Inhu Cabuli 8 Siswanya

Regional
'Long Weekend', Daop 5 Purwokerto Tambah Tempat Duduk KA Tujuan Jakarta dan Jember

"Long Weekend", Daop 5 Purwokerto Tambah Tempat Duduk KA Tujuan Jakarta dan Jember

Regional
Rem Blong, Truk Trailer Tabrak Motor di Magelang, 1 Orang Tewas

Rem Blong, Truk Trailer Tabrak Motor di Magelang, 1 Orang Tewas

Regional
Pengakuan Kurir Sabu yang Ditangkap di Magelang: Ingin Berhenti, tapi Berutang dengan Bandar

Pengakuan Kurir Sabu yang Ditangkap di Magelang: Ingin Berhenti, tapi Berutang dengan Bandar

Regional
Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Internet Desa, Mantan Wabup Flores Timur Ajukan Praperadilan

Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Internet Desa, Mantan Wabup Flores Timur Ajukan Praperadilan

Regional
Pengakuan Pelaku Penyelundupan Motor Bodong ke Vietnam, Per Unit Dapat Untung Rp 5 Juta

Pengakuan Pelaku Penyelundupan Motor Bodong ke Vietnam, Per Unit Dapat Untung Rp 5 Juta

Regional
Puluhan Anak Usia Sekolah di Nunukan Memohon Dispensasi Nikah akibat Hamil di Luar Nikah

Puluhan Anak Usia Sekolah di Nunukan Memohon Dispensasi Nikah akibat Hamil di Luar Nikah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com