Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baru 27 Persen Pemudik Balik ke Pulau Jawa dari Sumatera melalui Pelabuhan Merak

Kompas.com - 14/04/2024, 21:35 WIB
Rasyid Ridho,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

 

CILEGON, KOMPAS.com - PT ASDP Indonesia Ferry mencatat, baru 27 persen pemudik yang kembali dari Pulau Sumatera ke Jawa melalui penyeberangan rute Bakauheni-Merak.

Berdasarkan data yang diperoleh Kompas.com, penumpang yang telah kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera mulai tanggal 11 April 2024 hingga 13 April 2024 sebanyak 227.523 orang atau baru 27 persen.

Pada arus mudik dari Jawa ke Sumatera dari 3 sampai 10 April 2024 atau sejak H-7 hingga hari H, tercatat ada sebanyak 835.718 pemudik.

Baca juga: Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Sedangkan kendaraan roda dua yang telah kembali ke Jawa sebanyak 22.171 unit atau baru 29 persen dibandingkan jumlah total kendaraan roda dua yang pada berangkat dari Pulau Jawa pada periode mudik sebanyak 77.573 unit kendaraan.

Kendaraan roda empat yang telah kembali ke Jawa sebanyak 28.722 unit atau baru 29 persen dibandingkan jumlah roda empat yang berangkat dari Pulau Jawa pada periode mudik sebanyak 100.087 unit kendaraan.

Sehingga total kendaraan yang telah kembali dari Sumatera ke Pulau Jawa sebanyak 53.296 unit atau baru 27 persen.

Saat arus mudik, jumlah kendaraan yang berangkat dari Pulau Jawa sebanyak 196.287 unit kendaraan

Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan, puncak arus balik di rute penyebrangan Bakauheni-Merak maupun sebaliknya diperkirakan terjadi pada Minggu (14/4/2024) malam ini hingga Senin (15/4/2024) besok.

Baca juga: Balik Rantau Naik Motor, Anak Pemudik Hampir Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

"Kami minta agar masyarakan yang akan melakukan perjalanan kembali, pastikan sudah memiliki tiket maksimal H-1 sebelum keberangkatan," kata Ira melalui keterangan tertulisnya. Minggu.

ASDP juga menghimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk melakukan pembelian tiket online secara mandiri.

"Pengisian data manifest secara lengkap dan tepat agar tercipta keamanan, kenyamanan, dan keselamatan dalam perjalanan," ujar dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com