Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Pembunuh Warga Serang Gara-gara Miras, Divonis 10 Tahun Bui

Kompas.com - 28/02/2024, 21:43 WIB
Rasyid Ridho,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Tiga terdakwa kasus pembunuhan warga Ciruas, Kabupaten Serang Banten bernama Tohiri, divonis pidana penjara selama 10 tahun.

Tiga sekawan Misro, Saihul Amam, dan Hamid dinilai telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan sesuai dakwaan Pasal 338 KUH Pidana.

“Menjatuhkan pidana terhadap masing-masing terdakwa selama 10 tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim, Dessy Darmayanti di Pengadilan Negeri Serang, Rabu (28/2/2024).

Dessy menyebut, hukuman 10 tahun diberikan karena tidak ada alasan pemaaf dan pembenar dari perbuatan ketiganya.

Selain itu, Hakim juga mempertimbangkan hal memberatkan hukuman bagi ketiganya yakni berbelit-belit saat memberikan keterangan. Sehingga, tidak memudahkan jalannya persidangan.

Kemudian, perbuatan ketiga terdakwa telah menimbulkan hilangnya nyawa seseorang. "Hal yang meringankan ketiganya belum pernah dihukum sebelumnya," ujar Dessy.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Kejari Serang Slamet yang menuntut ketiganya dengan 12 tahun penjara.

Menanggapi vonis itu, ketiganya menerima dan JPU pun tidak akan melakukan upaya hukum.

Tak ikut patungan miras

Kasus pembunuhan ini berawal saat Misro mengajak Tohiri membeli minuman jenis tuak. Keduanya membeli minuman itu di warung cepot pada Minggu (13/8/2023) sore.

Keduanya lalu menuju Kampung Kalang Anyar, Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas untuk menghabiskan minuman itu.

Merasa masih kurang, keduanya membeli minuman lagi hingga tengah malam.

Misro lalu pulang. Dalam perjalanannya, dia bertemu Saihul Amam dan Hamid. Misro lalu diajak kedua rekannya membeli minuman jenis kecut.

Setelah kembal membeli miras, ketiganya pesta di samping Puskesmas Ciruas.

Sekitar pukul 01.00 WIB, Senin (14/8/2023), Misro menghampiri korban Tohiri untuk menegurnya dalam kondisi mabuk.

Misro saat itu memarahi korban karena tak pernah membawa uang atau patungan untuk beli miras.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Katering Kirimkan 800 Porsi Buka Puasa Setiap Hari ke Masjid Sheikh Zayed Solo, Ternyata Diduga Korban Penipuan

Katering Kirimkan 800 Porsi Buka Puasa Setiap Hari ke Masjid Sheikh Zayed Solo, Ternyata Diduga Korban Penipuan

Regional
Hadiri Halalbihalal Pemprov Sumsel, Agus Fatoni: Silaturahmi Pererat Kesatuan dan Persatuan

Hadiri Halalbihalal Pemprov Sumsel, Agus Fatoni: Silaturahmi Pererat Kesatuan dan Persatuan

Regional
Ribuan Sampah Peraga Kampanye Menumpuk di Kantor Bawaslu Pangkalpinang

Ribuan Sampah Peraga Kampanye Menumpuk di Kantor Bawaslu Pangkalpinang

Regional
Polisi Tangkap Pria di Alor yang Bacok Temannya Usai Kabur 3 Hari

Polisi Tangkap Pria di Alor yang Bacok Temannya Usai Kabur 3 Hari

Regional
Seorang Pemuda di Rokan Hulu Bunuh Temannya gara-gara Buah Sawit

Seorang Pemuda di Rokan Hulu Bunuh Temannya gara-gara Buah Sawit

Regional
Dialog RI-China di Labuan Bajo NTT, Indonesia Usulkan Program Pelabuhan Karantina Kembar

Dialog RI-China di Labuan Bajo NTT, Indonesia Usulkan Program Pelabuhan Karantina Kembar

Regional
Kronologi Mobil Terbakar di Jalan Sumbawa dan Terjun ke Jurang

Kronologi Mobil Terbakar di Jalan Sumbawa dan Terjun ke Jurang

Regional
Di Acara Halalbihalal, Kadis Kominfo Sumut Ajak Jajarannya Langsung Fokus Bekerja

Di Acara Halalbihalal, Kadis Kominfo Sumut Ajak Jajarannya Langsung Fokus Bekerja

Regional
Pemkot Tangerang Ingin Bangun Lebih Banyak Community Center yang Multifungsi

Pemkot Tangerang Ingin Bangun Lebih Banyak Community Center yang Multifungsi

Kilas Daerah
BMKG Prediksi Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat di Wilayah Papua dan Maluku

BMKG Prediksi Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat di Wilayah Papua dan Maluku

Regional
Rumah Terbakar di Kampar, Korban Sempat Selamatkan Sepeda Motor Saat Tabung Gas Meledak

Rumah Terbakar di Kampar, Korban Sempat Selamatkan Sepeda Motor Saat Tabung Gas Meledak

Regional
Berpotensi Jadi Tersangka, Polisi Buru Sopir Bus ALS yang Tewaskan 1 Penumpang di Agam

Berpotensi Jadi Tersangka, Polisi Buru Sopir Bus ALS yang Tewaskan 1 Penumpang di Agam

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 20 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com