Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bakar Lahan untuk Kebun Sawit, Seorang Pria Ditangkap di Rokan Hilir

Kompas.com - 28/02/2024, 19:24 WIB
Idon Tanjung,
Reni Susanti

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial JMS (31), ditangkap polisi akibat membuka lahan dengan cara dibakar di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.

Kapolres Rohil, AKBP Andrian Pramudianto saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku ditangkap karena telah membakar lahan yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Pelaku mengakui membakar lahan miliknya untuk membuat perkebunan kelapa sawit. Luas lahan yang terbakar sekitar 1 hektar," ujar Andrian kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Rabu (28/2/2024).

Baca juga: PDIP Riau Klaim Kemenangan dan Sebut Pertama Sepanjang Sejarah

Andrian menjelaskan, pelaku yang merupakan seorang petani, ditangkap pada Selasa (27/2/2024).

Awalnya, titik api karhutla terpantau melalui aplikasi dashboard Lancang Kuning, di wilayah Kepenghuluan (desa) Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, Rohil.

Baca juga: 3 Karhutla di Nunukan, Diperkirakan 5 Hektar Lahan Hangus Terbakar

Lalu, anggota Polsek Sinaboi melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan lahan sudah terbakar lebih kurang satu hektar.

"Kondisi lahan yang terbakar mengeluarkan asap tebal. Petugas kemudian berjibaku memadamkan api," tutur Andrian.

Tak lama kemudian, petugas melihat seorang pria keluar dari lahan yang terbakar.

Ketika ditanya polisi, pelaku mengakui lahan tersebut adalah miliknya. Pelaku juga mengaku membakar lahannya.

"Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Sinaboi untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui membakar lahan dengan cara mengumpulkan daun dan ranting yang kering," ungkap Andrian.

Barang bukti yang diamankan berupa 3 batang kayu bekas terbakar dan 1 buah mancis.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Regional
Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Regional
Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Regional
Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Regional
39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

Regional
Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Regional
Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Regional
Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Regional
Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Regional
Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Regional
Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Regional
Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com