LAMPUNG, KOMPAS.com - Air limbah keluar dan menggenangi permukiman warga sekitar TPA Bakung.
Terkait hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung Budiman P. Mega mengatakan, tidak ada kebocoran atau kerusakan saluran air limbah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.
"Tidak ada yang bocor, namanya sampah itu kalau musim panas itu terkadang terbakar dan kalau musim hujan menimbulkan genangan air," kata Mega, seperti dikutip Antara.
Baca juga: Pemda DIY Siapkan Rp 100 Miliar untuk Teknologi Pengelolaan Sampah di TPA Piyungan
"Air yang keluar dari drainase tumpukan sampah, itu sudah kita lihat, tidak ada bocor. Yang ada itu sampah yang longsor dan terjadi menutupi saluran air di TPA Bakung," sambung dia.
Guna menanggulangi persoalan air limbah tersebut, DLH setempat telah melakukan pengerjaan dengan menggunakan alat berat untuk pembersihan lokasi yang tertimbun.
"Sudah kami lakukan pengerjaan dari bulan lalu, dengan menyewa alat berat untuk melakukan pembersihan di lokasi itu agar drainasenya lancar kembali," kata dia.
Baca juga: TPA Piyungan Ditutup, Pemkab Gunungkidul Pasang Spanduk Tolak Sampah dari Luar Daerah
Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung telah mengusulkan kepada camat dan pamong setempat di daerah TPA Bakung, mencari solusi sementara untuk menyalurkan air limbah ke lokasi lain.
"Tentunya, nanti saluran air limbah tersebut akan kami benahi dan itu sudah dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2023, namun untuk pelaksanaannya di 2024," kata dia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.