Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dugaan Korupsi Dana Hibah, Kantor KONI Sumsel Digeledah Kejati Sumsel

Kompas.com - 30/03/2023, 15:21 WIB
Aji YK Putra,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com- Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan menggeledah Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan terkait dugaan korupsi dana hibah dari pemerintah provinsi, Kamis (30/3/2023).

Penggeledahan itu dipimpin langsung oleh Kasi Penyidikan Kejati Sumsel Khaidirman.

Dalam penggeledahan yang berlangsung sekitar satu jam, penyidik terlihat membawa dua boks plastik serta enam kardus yang berisi dokumen penting.

Baca juga: Densus 88 Geledah Sejumlah Kantor Yayasan di Sigi dan Donggala, Diduga Terafiliasi Jamaah Islamiyah

Selain menggeledah ruang ketua umum dan sekretaris, dua staf KONI Sumsel juga sempat dimintai keterangan oleh penyidik di tempat.

Kasi Penkum Kejati Sumsel Mokahmad Radyan mengatakan, penggeledahan tersebut merupakan rangkaian dari penyelidikan dugaan korupsi dana hibah yang menggunakan APBD Pemprov Sumsel pada tahun anggaran 2021.

Kasus ini sebelumnya dinaikkan status ke penyidikan sebagaimana tertuang dalam surat perintah penyidikan dari Kepala Kejati Sumsel dengan nomor PRINT-02/L.6/Fd.1/03/2023 tertanggal 08 Maret 2023.

Namun, Radyan belum bisa menyebutkan jumlah kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus itu.

“Ada sejumlah berkas dan flasdisk yang kita amankan. Berkas tersebut akan diperiksa untuk melihat rangkaian kegiatan KONI Sumsel tahun 2021,” kata Radyan.

Baca juga: Hari Ini, KPK Geledah Kantor Bupati Kapuas Ben Brahim

Dalam kasus tersebut, penyidik Pidsus Kejati Sumsel telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi.

Keterangan mereka diambil untuk melihat pelanggaran dan kerugian negara yang ditimbulkan.

 

Wakil Ketua IV KONI Sumsel Agung Rahmadi menjelaskan, saat ini ketua umum KONI Sumsel Hendri Zainuddin dan juga Sekretaris Umum KONI Sumsel Suparman Romans tidak berada di tempat, sehingga proses berita acara penggeledahan itu ditandatangani olehnya.

“Ketua Umum mungkin sudah tahu tapi tidak masuk hari ini. Tentunya kami akan sangat kooperatif dalam pengungkapan kasus ini, namun kami minta semua pihak menghormati dan juga menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah," kata Agung.

Agung menjelaskan, dalam proses penggunaan dana hibah telah dilakukan sesuai mekanisme yang ada.

Baca juga: Densus 88 Geledah Sejumlah Kantor Yayasan di Sigi dan Donggala, Diduga Terafiliasi Jamaah Islamiyah

 

Ia pun mengaku bingung adanya dugaan penyelewengan dana hibah tersebut.

"Saya juga tidak tahu pasti letak kesalahannya dimana, namun yang saya tahu hal itu sudah melalui proses dan tahapan. Bahkan saat pengajuan dana hibah ke Dispora Sumsel itu sudah melewati tahapan sampai ada tim verifikasi dan lain-lain. Itulah kami masih bingung karena semua yang dilakukan sudah sesuai mekanisme," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilkada Bangka Belitung, PDI-P Survei Elektabilitas Ketua Gerindra

Pilkada Bangka Belitung, PDI-P Survei Elektabilitas Ketua Gerindra

Regional
Warga Sukabumi Lihat Jejak Kaki di Kebun, Khawatir Milik Macan Tutul

Warga Sukabumi Lihat Jejak Kaki di Kebun, Khawatir Milik Macan Tutul

Regional
Kapal Karam Dihantam Badai, 9 Awak Berenang dalam Gelap

Kapal Karam Dihantam Badai, 9 Awak Berenang dalam Gelap

Regional
Longsor di Distrik Minyambouw Papua Barat, 1 Keluarga Tertimbun

Longsor di Distrik Minyambouw Papua Barat, 1 Keluarga Tertimbun

Regional
Mengenal Kawah Nirwana Suoh Lampung Barat yang Terbangun Setelah 91 Tahun

Mengenal Kawah Nirwana Suoh Lampung Barat yang Terbangun Setelah 91 Tahun

Regional
'Ball' Pakaian dan Sepatu Bekas Impor Diamankan di Perairan Nunukan

"Ball" Pakaian dan Sepatu Bekas Impor Diamankan di Perairan Nunukan

Regional
Wapres Ma'ruf Amin ke Bangka, 1.075 Personel Pengamanan Disiagakan

Wapres Ma'ruf Amin ke Bangka, 1.075 Personel Pengamanan Disiagakan

Regional
Pelantikan Pengurus Pusat, GP Ansor Usung Transisi Energi dan Ekonomi Digital

Pelantikan Pengurus Pusat, GP Ansor Usung Transisi Energi dan Ekonomi Digital

Regional
Longsor Saat Ibadah Minggu di Distrik Minyambouw, 4 Warga Tertimbun

Longsor Saat Ibadah Minggu di Distrik Minyambouw, 4 Warga Tertimbun

Regional
Kakak Vina Bingung dengan Pernyataan Polisi yang Hapus 2 Nama Pelaku dalam DPO

Kakak Vina Bingung dengan Pernyataan Polisi yang Hapus 2 Nama Pelaku dalam DPO

Regional
Optimalisasi Lahan Rawa Seluas 98.400 Hektare, Pemprov Sumsel Optimistis Target Produksi 3,1 Ton GKG Tercapai

Optimalisasi Lahan Rawa Seluas 98.400 Hektare, Pemprov Sumsel Optimistis Target Produksi 3,1 Ton GKG Tercapai

Regional
Sapi Terperosok ke dalam 'Septic Tank', Damkar di Ngawi Turun Tangan

Sapi Terperosok ke dalam "Septic Tank", Damkar di Ngawi Turun Tangan

Regional
Jelang Idul Adha 2024, Sapi di Kota Malang Diberi Jamu

Jelang Idul Adha 2024, Sapi di Kota Malang Diberi Jamu

Regional
Pembunuh Gajah Ditangkap di Aceh Utara, Gading Disita di Aceh Barat

Pembunuh Gajah Ditangkap di Aceh Utara, Gading Disita di Aceh Barat

Regional
Disebut Tewas Kecelakaan, Hansip di Kuningan Ternyata Jadi Korban Pembunuhan, Sang Istri Terlibat

Disebut Tewas Kecelakaan, Hansip di Kuningan Ternyata Jadi Korban Pembunuhan, Sang Istri Terlibat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com